Tim bulu tangkis junior Indonesia akan memulai perjuangan mereka di Kejuaraan Asia Junior 2026 dengan menghadapi Korea Selatan pada laga pertama penyisihan Grup D. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Yatsushiro, Kumamoto, Jepang, pada Jumat, 26 Juni 2026, pukul 07.00 WIB.
Kejuaraan ini menjadi ajang penting bagi para atlet muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat Asia.
Kejuaraan Asia Junior 2026 akan mempertandingkan nomor beregu campuran dari 26 hingga 30 Juni, sebelum dilanjutkan dengan nomor perorangan pada 1 hingga 5 Juli. Indonesia tergabung di Grup D bersama Korea Selatan, Macau, dan Malaysia.
Setelah melawan Korea Selatan, Indonesia akan bertemu Macau pada 27 Juni dan menutup fase grup melawan Malaysia pada 28 Juni. Setiap pertandingan di grup ini sangat krusial untuk menentukan langkah Indonesia ke babak selanjutnya.
Format pertandingan beregu campuran tahun ini menggunakan sistem relay point dengan total 55 poin dalam maksimal tiga gim. Setiap gim terdiri dari lima partai, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Tim yang lebih dulu memenangi dua gim akan dinyatakan sebagai pemenang. Sistem ini berbeda dari edisi sebelumnya yang menggunakan batas maksimal 110 poin, sehingga para atlet harus beradaptasi dengan format baru ini.
Sebagai bagian dari persiapan menghadapi perubahan format, simulasi pertandingan telah dilakukan di Pelatnas PBSI Cipayung pada 17 Juni. Dalam simulasi tersebut, Tim Garuda yang diperkuat oleh Fardhan Rainanda Joe, Jolin Angelia, dan Muhammad Rizki Mubarrok berhasil mengalahkan Tim Rajawali dengan skor 55-36, 52-55, 55-54.
Hasil ini menunjukkan bahwa para atlet telah siap dan beradaptasi dengan baik terhadap format baru yang akan diterapkan di kejuaraan ini.
Indonesia belum pernah menjuarai nomor beregu Kejuaraan Asia Junior sejak format berubah menjadi beregu campuran. Edisi tahun ini menjadi kesempatan bagi skuad junior Merah Putih untuk memutus penantian tersebut dan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level Asia.
Dengan dukungan penuh dari PBSI dan penggemar, diharapkan tim Indonesia dapat memberikan performa terbaiknya di kejuaraan ini.












