Breaking

Hakimi Ungkap Kunci Comeback Maroko Atas Haiti dan Cetak Sejarah ke Fase Gugur

Hakimi Ungkap Kunci Comeback Maroko Atas Haiti dan Cetak Sejarah ke Fase Gugur
Hakimi Ungkap Kunci Comeback Maroko Atas Haiti dan Cetak Sejarah ke Fase Gugur

Dilansir dari Kompas.com, Timnas Maroko berhasil memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Timnas Haiti dengan skor 4-2 pada laga terakhir Grup C, Kamis (25/6/2026) dini hari WIB.

Kemenangan ini diraih setelah Maroko sempat tertinggal dua kali sepanjang pertandingan, menunjukkan ketahanan dan semangat juang yang tinggi dari para pemain.

Marc Klok Bawa Nama Persib ke Piala Dunia 2026 Lewat Program FIFA

Achraf Hakimi, bek Maroko, menyatakan bahwa perubahan pola pikir menjadi kunci kebangkitan timnya. Ia mengakui bahwa Maroko tidak tampil sesuai rencana pada awal laga, sehingga Haiti mampu mencetak gol lebih dulu.

Haiti membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui gol bunuh diri kiper Yassine Bono, yang menjadi momen mengecewakan bagi tim Maroko.

Afrika Selatan Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kanada Menanti di 32 Besar

Maroko kemudian berhasil menyamakan kedudukan lewat Hakimi pada menit ke-39, namun Haiti kembali memimpin dengan gol jarak jauh Isidor pada menit ke-43. Hakimi menjelaskan bahwa tim pelatih memberikan instruksi penting saat jeda babak pertama.

Para pemain diminta untuk lebih fokus dalam memenangkan duel dan bola-bola kedua agar Haiti tidak semakin percaya diri. "Pada babak pertama, pesannya adalah tetap fokus memenangkan bola-bola kedua. Kami tidak boleh membiarkan mereka semakin percaya diri," ujar Hakimi.

Gelandang Maroko, Bilal El Khannouss, juga menilai timnya kurang maksimal dalam duel perebutan bola pada babak pertama. Situasi tersebut membuat Haiti lebih leluasa mengembangkan permainan. "Pada beberapa momen kami kurang rendah hati dan kami harus membayar harganya.

Kami tidak sepenuhnya berkomitmen dalam duel-duel perebutan bola, memberi mereka kepercayaan diri," kata El Khannouss. Ia menambahkan bahwa pelatih meminta seluruh pemain tampil dengan intensitas lebih tinggi saat menyerang.

Perubahan strategi tersebut membuahkan hasil. Soufiane Rahimi membawa Maroko berbalik unggul pada menit ke-78, diikuti oleh gol Gessime Yassine pada menit ke-89 yang memastikan kemenangan tim.

Dengan hasil ini, Maroko finis sebagai runner-up Grup C dan melaju ke fase gugur Piala Dunia untuk kedua kalinya berturut-turut, setelah sebelumnya juga mencapai fase yang sama pada edisi 2022.

Sementara itu, Haiti harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen setelah gagal meraih tiket ke babak berikutnya, menandai akhir yang pahit bagi mereka di Piala Dunia 2026.

Anggap aja akun ini grup chat circle bola kamu. Tempat sambat kalau tim jagoan kalah, tempat full senyum kalau menang.

Tinggalkan komentar