Breaking

Park Ji-sung Kritik Performa Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026

Park Ji-sung Kritik Performa Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Park Ji-sung Kritik Performa Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026

Legenda sepak bola Korea Selatan, Park Ji-sung, melontarkan kritik tajam terhadap performa timnasnya di Piala Dunia 2026. Ia menilai tim asuhan Hong Myung-bo mengulang kesalahan yang sama seperti pada Piala Dunia 2014.

Kekalahan 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A di Monterrey, Meksiko, membuat Korea Selatan terpuruk di peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin, hasil dari satu kemenangan dan dua kekalahan.

Maroko Targetkan Kemenangan atas Haiti di Piala Dunia 2026 untuk Juara Grup C

Dengan hasil ini, peluang mereka untuk lolos ke babak 32 besar kini bergantung pada hasil pertandingan dari grup lain.

Park menyatakan, "Kita harus melihat kembali apakah tim benar-benar bermain untuk menang." Ia menyoroti kurangnya rencana serangan yang jelas dari tim, yang terlihat dalam tiga pertandingan fase grup. Menurutnya, persoalan yang sama terus muncul, dan hal ini sangat disesalkan.

Johan Manzambi Terpilih Sebagai Man of the Match Swiss Vs Kanada di Piala Dunia 2026

"Hal paling saya sesalkan adalah masalah sama terus berulang sejak pertandingan pertama hingga ketiga," ujarnya.

Kritik Park semakin keras ketika Korea Selatan tertinggal 0-1 dari Afrika Selatan pada babak kedua. Ia menyoroti minimnya jumlah pemain yang masuk ke kotak penalti saat tim melakukan umpan silang dari sisi lapangan.

"Saat tertinggal, seharusnya ada tiga atau empat pemain yang berada di depan gawang ketika bola dikirim dari sayap," tambahnya. Ia juga menegaskan bahwa lawan memenuhi kotak penalti, sementara timnya masih menyisakan empat pemain di belakang, yang menunjukkan kurangnya keberanian untuk menyerang.

Menjelang akhir pertandingan, Park bahkan menilai Korea Selatan seharusnya sudah mendorong bek tengah untuk ikut membantu serangan. "Jika kombinasi operan tidak mampu menciptakan peluang, umpan-umpan menuju kepala Cho Kyu-sung seharusnya dilakukan lebih cepat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa meski Korea Selatan menunjukkan keinginan untuk menyerang, mereka tidak memiliki rencana yang jelas untuk mencetak gol.

Pada edisi Piala Dunia 2026 ini, Korea Selatan sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Rusia, kalah 2-4 dari Aljazair, dan akhirnya menyerah 0-1 dari Belgia. Mereka menutup fase grup di posisi juru kunci dengan satu poin dan gagal lolos ke babak berikutnya.

Turnamen ini juga diwarnai kritik terhadap persiapan tim, pendekatan taktik, hingga pemilihan pemain. "Saat Piala Dunia 2014 gagal, kami seharusnya belajar dari proses persiapan hingga hasil akhirnya," kata Park. "Namun sekarang rasanya kami justru mengulang sejarah yang sama."

Anggap aja akun ini grup chat circle bola kamu. Tempat sambat kalau tim jagoan kalah, tempat full senyum kalau menang.

Tinggalkan komentar