Pemain anyar Arema FC, Robi Darwis, mengungkapkan alasan di balik pemilihan nomor punggung 21. Nomor tersebut memiliki makna personal yang mendalam, berkaitan dengan rencana masa depannya.
Manajemen Arema FC memberikan kebebasan kepada Robi untuk memilih nomor yang diinginkannya, sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi saat bertanding di kompetisi Super League musim 2026/2027.
Robi menjelaskan, pemilihan nomor 21 dilakukan setelah berdiskusi dengan pasangan dan mempertimbangkan ketersediaan nomor di skuat Arema FC. "Saya sebentar lagi mau menikah. Kemarin memang ada beberapa opsi nomor, tapi sudah ada yang memakai. Jadi saya memutuskan tanya apakah bisa ambil nomor 21," ujarnya.
Pindah dari Persib Bandung ke Arema FC merupakan keputusan yang diambil Robi dengan matang. Ia mencari tantangan baru dan klub yang serius memberikan kesempatan bermain di kasta tertinggi. "Saya melihat keseriusan itu datang dari Arema FC.
Alhamdulillah negosiasinya berjalan, jadi tidak banyak lika-liku dan tidak perlu menunggu lama," tambahnya.
Arema FC mengikat Robi dengan kontrak selama dua musim. Dengan kemampuannya bermain di berbagai posisi, Robi berkomitmen untuk membantu klub barunya bersaing di papan atas. "Saya juga ingin mengangkat tim yang memang meminati saya," jelasnya.
Meski baru sebentar berada di Malang, Robi mulai beradaptasi dengan budaya lokal, terutama dalam penggunaan dialek khas boso walikan. "Sedikit kaget saja bingung seperti mas dipanggil Sam atau saya dipanggil Ibor. Jadi kata yang sudah lama tinggal di sini katanya sering dibalik," tutupnya.









