Raul Fernandez menempati posisi kedua di sesi pra kualifikasi MotoGP Belanda, hanya kalah 0,177 detik dari Marco Bezzecchi. Rider Trackhouse Aprilia ini sebelumnya berada di posisi keenam pada sesi FP1 yang berlangsung pada Jumat pagi.
Fernandez menunjukkan peningkatan signifikan dalam performanya, yang membuatnya merasa optimis menjelang balapan.
Setelah mengalami radang usus buntu saat balapan di Brno, yang mengakibatkan ia hanya finis di posisi keenam dalam sprint dan ketujuh di race utama, Fernandez merasa senang dengan kemajuan yang dicapainya. "Feel di atas motor hampir sebaik beberapa balapan sebelumnya," ungkapnya.
Ia merasa lebih percaya diri saat mengemudikan motornya, yang menjadi faktor penting dalam performanya di Assen.
Fernandez juga mengungkapkan bahwa sebelum sesi FP1, ia sempat merasa gugup mengenai kondisi fisiknya. Namun, ia menyatakan bahwa proses pemulihannya berjalan baik. "Saya pulih dengan baik," tambahnya, menandakan bahwa ia telah kembali ke kondisi optimal untuk bersaing di lintasan.
Selain itu, ia menyoroti kondisi lintasan dan cuaca panas di Assen yang mempengaruhi performa para pembalap. Ia mencatat bahwa ban belakang sering selip, yang menyebabkan banyak insiden highside. "Kondisi trek cukup sulit.
Mungkin itu sebabnya banyak insiden tadi," ujarnya, menunjukkan bahwa cuaca yang tidak terduga di Assen menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap.
Mulai GP Belanda, penggunaan hole-shot device dilarang, dan Fernandez mengungkapkan bahwa tanpa perangkat tersebut, roda depan tidak akan mudah terkunci di Assen. Namun, ia juga memperingatkan bahwa risiko lebih besar di Silverstone.
"Kami dapat mengontrol fase deselerasi dengan lebih baik," pungkasnya, menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan regulasi dalam balapan.
Saat ini, Raul Fernandez berada di peringkat delapan klasemen dengan 106 poin, tertinggal 28 poin dari rekan setimnya, Ai Ogura, yang berada di peringkat lima. Dengan performa yang semakin membaik, Fernandez berharap dapat terus bersaing dan meraih hasil positif di balapan mendatang.









