Breaking

Sprint Assen: Marquez Hadapi Tantangan Besar

Sprint Assen: Marquez Hadapi Tantangan Besar

Marc Marquez menyelesaikan balapan Sprint di Sirkuit Assen pada posisi ketujuh, yang kemudian naik satu urutan akibat penalti yang diterima Francesco Bagnaia dari Ducati.

Marquez mengungkapkan bahwa ia tidak mengharapkan hasil yang sama di Grand Prix yang akan datang, menegaskan, "Saya melakukan 100% kemampuan saya, tetapi saya tidak bisa berbuat lebih banyak sekarang." Dalam sesi pagi sebelum balapan, Marquez dan timnya berusaha meningkatkan kecepatan, namun ia tetap berada di posisi sekitar ketujuh atau kedelapan, bersaing dengan beberapa pembalap KTM.

Moto3 Resmi Tinggalkan Mesin 250 cc, Yamaha Jadi Pemasok Tunggal 690 cc

Marquez juga menyatakan, "Saya dalam mode aman. Di sirkuit ini, Anda perlu merasakan, dan saya merasa tidak bisa mendorong lebih jauh lagi." Ia mengakui bahwa kehilangan banyak poin adalah hal yang mengganggu, dan merasa tidak nyaman serta tidak konsisten saat balapan.

Ia mencatat bahwa kerikil di sirkuit ini cukup menyakitkan, sehingga perlu kehati-hatian ekstra saat berkendara.

Sprint Race Assen, Bezzecchi Finis Keempat

Di sisi lain, adik Marquez, Alex, dan rekan setimnya di Gresini, Fermin Aldeguer, mengalami kecelakaan serius pada hari Jumat, dengan Aldeguer terpaksa absen dari sisa akhir pekan akibat patah tulang belakang.

Sementara itu, Aprilia menunjukkan dominasi yang kuat di kualifikasi dengan menguasai empat posisi teratas, hanya dipecah oleh Fabio di Giannantonio dari VR46 Ducati yang finis ketiga di Sprint.

Marquez mengakui kekuatan Aprilia di sirkuit ini, mengatakan, "Kami sudah mengetahui kekuatan Aprilia, dan kami tahu bahwa di sirkuit seperti Belanda, mereka lebih kuat dari kami." Ia menilai bahwa dalam balapan mendatang, peluangnya untuk bersaing dengan Aprilia cukup tipis, dan meremehkan kemungkinan untuk menantang mereka dengan ban belakang Medium, menyatakan, "Mencoba finis di posisi ke-7

atau ke-8, dan itu saja." Marquez juga mencatat bahwa meskipun ia telah mengurangi 62 poin dari keunggulan Marco Bezzecchi dalam empat balapan sebelumnya, ia kini tertinggal 42 poin setelah Sprint ini.

"Jika saya masih berjuang untuk kejuaraan, itu adalah hadiah," katanya, menambahkan bahwa saat ini ia hanya berusaha untuk bertahan dan menyadari bahwa beberapa sirkuit mungkin lebih menguntungkannya di masa depan.

Dari karpet hijau, lantai kayu, sampai aspal sirkuit. Rangkuman arena 24 jam terakhir, langsung ke intinya. All sports covered!

Tinggalkan komentar