Pecco Bagnaia telah resmi bergabung dengan Aprilia Racing untuk periode 2027 hingga 2030. Pengumuman ini dilakukan sehari setelah Ducati mengonfirmasi perpisahan dengan juara dunia MotoGP tersebut. Dalam kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun ini, Bagnaia akan berlaga dengan tim baru hingga akhir musim 2030.
Di tim ini, ia akan berduet dengan Marco Bezzecchi, yang sebelumnya telah dipastikan akan bertahan bersama Aprilia.
Kehadiran dua pembalap Italia ini memberikan nuansa baru bagi Aprilia, yang kini memiliki susunan tim sepenuhnya dari Negeri Pizza.
Media Italia menyambut kedatangan Bagnaia dengan optimisme tinggi, menggambarkan situasi tersebut dengan ungkapan, “Langit berwarna biru di atas Noale.” Hal ini menunjukkan harapan besar terhadap proyek baru yang sedang dibangun oleh pabrikan asal Italia tersebut.
Perekrutan Bagnaia dianggap sebagai langkah strategis oleh CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola. Dalam pernyataannya, Rivola menekankan bahwa kehadiran pembalap berpengalaman seperti Bagnaia akan semakin memperkuat posisi Aprilia di papan atas MotoGP.
Ini menjadi penting mengingat MotoGP akan memasuki era baru pada 2027 dengan regulasi teknis yang baru dan penggunaan mesin berkapasitas 850 cc. Rivola juga menambahkan bahwa memiliki seorang juara dunia dalam tim adalah tanggung jawab besar yang sangat dinantikan oleh mereka.
Bagnaia sendiri memiliki catatan karier yang sangat mengesankan. Sejak debutnya di Moto3 pada 2013, ia telah meraih dua gelar juara dunia MotoGP pada 2022 dan 2023.
Statistiknya mencakup 41 kemenangan, 86 podium, dan 35 pole position di ajang Grand Prix, menjadikannya salah satu pembalap Italia tersukses di kelas premier, hanya di belakang Giacomo Agostini dan Valentino Rossi.
Dengan langkah ini, Aprilia tidak hanya berusaha untuk bersaing, tetapi juga mengirimkan pesan serius kepada semua tim di paddock bahwa mereka siap untuk merebut gelar juara dunia.
Kini, sebuah petualangan baru menanti Bagnaia, yang setelah bertahun-tahun menjadi simbol kesuksesan Ducati, akan memulai lembaran baru bersama Aprilia, pabrikan yang berambisi untuk menantang dominasi para rivalnya di era regulasi baru.













