Ducati resmi mengumumkan perpisahan dengan Francesco Bagnaia pada Rabu, 24 Juni 2026. Pebalap asal Italia itu mengakhiri kebersamaannya setelah delapan musim berkarier dengan tim asal Bologna.
Selama periode tersebut, Bagnaia telah mencatatkan berbagai prestasi gemilang yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pebalap terkemuka di MotoGP.
Setelah pengumuman tersebut, Bagnaia menyampaikan pesan perpisahan melalui surat terbuka di media sosial. Dalam suratnya, juara dunia MotoGP dua kali itu mengungkapkan rasa terima kasih atas perjalanan panjang bersama Ducati.
Ia menulis, "Kamu adalah mimpi saya dan kamu telah menjadi kenyataan terindah yang pernah saya kenal." Pernyataan ini menunjukkan betapa besar arti Ducati dalam kariernya, yang dimulai ketika ia bergabung dengan tim tersebut.
Bagnaia juga mengenang pencapaian yang diraihnya selama bersama Ducati, termasuk 31 kemenangan, 63 podium, dan dua gelar juara dunia.
Ia menambahkan, "Kita telah tumbuh bersama, mengatasi berbagai macam situasi tanpa pernah menyerah, dan selalu saling mendorong untuk memberikan yang terbaik." Ini mencerminkan hubungan yang erat antara pebalap dan tim, meskipun ada tantangan yang harus dihadapi.
Namun, Bagnaia mencatat bahwa hubungan mereka mengalami perubahan sejak musim lalu, yang membuatnya merasa perlu untuk membuka lembaran baru dalam kariernya. Ia mengisyaratkan bahwa ada lebih banyak ketegangan dalam interaksi mereka, yang berujung pada keputusan untuk berpisah. "Musim lalu sulit untuk saling memahami.
Kita lebih sering berselisih daripada yang kita inginkan, dan sesuatu mulai berubah," tulisnya.
Di akhir suratnya, Bagnaia menegaskan bahwa meskipun ia akan memulai tantangan baru, kenangan bersama Ducati akan selalu diingat. Ia dirumorkan akan bergabung dengan Aprilia pada musim depan, yang menandai langkah baru dalam kariernya.
Sementara itu, Ducati akan menyusun tim baru dengan memasukkan Marc Marquez dan Pedro Acosta, yang diharapkan dapat membawa tim tersebut ke arah yang lebih baik di musim mendatang.












