Breaking

Tim Angkat Besi Matangkan Persiapan Menuju Asian Games 2026

Tim Angkat Besi Matangkan Persiapan Menuju Asian Games 2026
Tim Angkat Besi Matangkan Persiapan Menuju Asian Games 2026

Dilansir dari Kompas.com, Koordinator Pelatih Timnas Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja, mengungkapkan bahwa Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) berupaya memaksimalkan kuota atlet untuk Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.

Dalam persiapan ini, penentuan nama-nama atlet yang akan berpartisipasi akan dibahas dalam evaluasi hasil Seleksi Nasional (Seleknas) yang telah berlangsung pada 17 Juni lalu.

Kylian Mbappe Fokus Juara Piala Dunia 2026 di Tengah Perburuan Sepatu Emas

Dirdja menekankan pentingnya memastikan para lifter berada dalam performa puncak saat bertanding, mengingat persaingan di Asian Games 2026 diprediksi akan semakin ketat.

Asian Games 2026 memberikan batasan kuota bagi setiap negara, di mana masing-masing hanya diperbolehkan mengirimkan lima atlet putra dan lima atlet putri. Sejauh ini, PB PABSI telah melakukan entry by number dengan mendaftarkan sejumlah kelas yang akan diikuti.

Atletico Madrid Siap Tempuh Jalur Hukum Terkait Pendekatan Barcelona pada Alvarez

Untuk sektor putri, Indonesia rencananya akan tampil di kelas 49 kg, 61 kg, 69 kg, 77 kg, dan 86 kg. Sementara itu, untuk sektor putra, Indonesia akan mengikuti pertandingan di kelas 60 kg, 65 kg, 75 kg, dan 85 kg.

Dirdja menyatakan, "Mungkin minggu depan kami akan ada rapat untuk penentuan yang lebih spesifik siapa yang akan diberangkatkan.

Kami mempersiapkan atlet sesuai kuota dan berusaha untuk memenuhi kuota itu." Proses entry by name belum diproses karena PB PABSI masih mematangkan nama-nama atlet yang akan diberangkatkan, dengan batas waktu entry by name pada 28 Juni mendatang.

Dirdja menambahkan bahwa hasil Seleknas akan menjadi dasar untuk menentukan atlet yang akan mengisi masing-masing kelas.

Selain mempersiapkan atlet, PB PABSI juga telah memetakan kekuatan lawan yang akan dihadapi. Dirdja mengingatkan bahwa persaingan akan semakin berat dengan kembalinya Korea Utara setelah terlepas dari sanksi, menjadikannya salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan di Asian Games 2026.

"Persaingan jelas lebih berat karena Korea Utara kembali ikut. Selain China dan tuan rumah Jepang, Korea Utara menjadi salah satu kekuatan yang sangat patut diperhitungkan," papar Dirdja.

Dengan persiapan yang matang dan evaluasi yang berkelanjutan, PB PABSI berharap dapat mengoptimalkan performa atlet dan meraih hasil terbaik di ajang bergengsi tersebut.

Anggap aja akun ini grup chat circle bola kamu. Tempat sambat kalau tim jagoan kalah, tempat full senyum kalau menang.

Tinggalkan komentar