Breaking

Marc Marquez Sebut Lorenzo dan Rossi Rival Terberatnya

Marc Marquez Sebut Lorenzo dan Rossi Rival Terberatnya
Marc Marquez mengakui Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi sebagai rival terberat sepanjang kariernya di MotoGP.

Marc Marquez, pembalap asal Spanyol yang telah mengukir namanya sebagai salah satu yang terhebat dalam sejarah MotoGP, menyebut Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi sebagai rival terberat dalam kariernya.

Sejak debut di kelas utama pada 2013, Marquez telah meraih tujuh gelar juara dunia dan berkompetisi hingga musim 2026.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Marquez mengungkapkan bahwa sulit untuk memilih satu nama sebagai rival terberat. Ia mengakui bahwa saat pertama kali tampil di MotoGP, Lorenzo adalah lawan yang paling sulit.

Pada masa itu, Lorenzo berada di puncak performanya dan menjadi tolok ukur bagi pembalap lain. "Jawaban untuk pertanyaan itu tidak hanya satu. Ketika saya datang ke kejuaraan dunia, lawan terberat adalah Jorge Lorenzo karena saat itu dia adalah yang terbaik," ungkap Marquez.

Kabar Terbaru: Tottenham Hotspur Pertimbangkan Rekrut Rafael Leao dari AC Milan

Namun, Marquez juga menyatakan bahwa prestasi Valentino Rossi menunjukkan bahwa ia berada di level yang lebih tinggi dibandingkan Lorenzo. "Tetapi Valentino juga berada di lintasan, dan angka-angka menunjukkan bahwa secara keseluruhan dia lebih baik daripada Lorenzo," tambahnya.

Pernyataan Marquez ini menarik perhatian mengingat rivalitas yang telah terjalin antara dirinya dan Rossi selama bertahun-tahun, yang sering kali diwarnai insiden kontroversial. Salah satu momen paling diingat adalah duel sengit mereka pada musim 2015, yang memicu rivalitas berkepanjangan di luar lintasan.

Manchester United Tertarik Rekrut Johan Manzambi dari SC Freiburg

Di sisi lain, Marquez mulai memikirkan masa depan. Ducati telah mengumumkan bahwa Pedro Acosta akan menjadi rekan setimnya mulai musim 2027, menggantikan Francesco Bagnaia yang akan hengkang di akhir musim 2026.

Marquez menyambut baik kehadiran Acosta dan menyatakan bahwa setiap pembalap pada akhirnya akan menghadapi generasi baru yang lebih muda dan cepat. "Tidak ada yang tidak bisa dikalahkan. Jika suatu hari dia mengalahkan saya, itu adalah hal yang wajar.

Akan selalu datang pembalap yang lebih muda dan tampil lebih baik," jelasnya.

Selain Acosta, Marquez juga menyebut beberapa talenta muda lainnya seperti Fermin Aldeguer, David Alonso, dan Maximo Quiles, yang dianggapnya memiliki potensi besar untuk menjadi bintang di MotoGP di masa depan.

Dengan pengalamannya menghadapi banyak juara dunia, pengakuan Marquez terhadap Lorenzo dan Rossi mencerminkan betapa tingginya kualitas kedua legenda tersebut. Meski MotoGP kini memasuki era baru, rivalitas yang diciptakan oleh Lorenzo dan Rossi tetap dikenang sebagai salah satu yang paling ikonik dalam sejarah balap motor dunia.

Disclaimer
Sumber www.ligaolahraga.com telah disesuaikan untuk kebutuhan penyajian berita di HeiBola.
Anggap aja akun ini grup chat circle bola kamu. Tempat sambat kalau tim jagoan kalah, tempat full senyum kalau menang.

Tinggalkan komentar