Tottenham Hotspur berusaha memperkuat skuad mereka dengan memasukkan nama Cody Gakpo dalam daftar incaran bursa transfer musim panas ini. Namun, upaya Spurs menemui jalan buntu karena Liverpool tidak berniat melepas penyerang asal Belanda tersebut, kecuali ada tawaran sekitar 70 juta poundsterling (sekitar Rp1,54 triliun).
Jurnalis transfer Ben Jacobs mengungkapkan bahwa Liverpool menutup peluang hengkangnya Gakpo di musim panas ini. Dia menambahkan bahwa hingga saat ini, pemain berusia 24 tahun itu juga belum pernah menyatakan keinginan untuk meninggalkan Anfield.
“Cody Gakpo ada dalam daftar incaran Tottenham. Liverpool tidak punya keinginan nyata untuk menjualnya. Jika ada klub yang ingin bernegosiasi, mereka akan mengacu pada angka 70 juta poundsterling. Sampai hari ini pemain juga belum meminta untuk pergi,” ujar Jacobs.
Keputusan Liverpool untuk mempertahankan Gakpo semakin kuat mengingat mereka telah kehilangan Mohamed Salah dan gagal mendatangkan Yan Diomande yang memilih bergabung dengan Paris Saint-Germain.
Meski telah merekrut Victor Munoz dari Osasuna dengan nilai transfer sekitar Rp757 miliar (40 juta euro), Liverpool masih membutuhkan tambahan pemain sayap.
Jika Tottenham mengajukan penawaran resmi, Liverpool hanya akan membuka pembicaraan jika nilai transfer mencapai Rp1,54 triliun. Jika tidak, Gakpo dipastikan akan tetap bertahan di Anfield.
Musim 2025/2026 Gakpo bersama Liverpool tidak sepenuhnya mulus, dengan catatan tujuh gol dan lima assist dalam 36 pertandingan Liga Inggris.
Namun, performanya bersama Timnas Belanda di Piala Dunia 2026 menunjukkan peningkatan, di mana ia mencetak empat gol sebelum timnya tersingkir oleh Maroko melalui adu penalti di babak 32 besar.
Selain itu, Liverpool juga tengah memburu Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain sebagai calon pengganti Salah. PSG menegaskan bahwa Barcola tidak dijual, namun situasi bisa berubah mengingat pembicaraan kontrak baru antara Barcola dan PSG telah mengalami kebuntuan selama hampir 10 bulan.
Pakar transfer Fabrizio Romano menilai bahwa ketidakpastian dari Barcola mengenai masa depannya bisa menjadi sinyal bahwa peluang transfer masih terbuka. Ben Jacobs juga menambahkan bahwa masa depan Barcola akan tergantung pada aktivitas PSG di bursa transfer.
Jika PSG berhasil mendatangkan satu atau dua pemain sayap baru, peluang Barcola untuk hengkang bisa semakin besar.
Dengan situasi yang belum pasti, Liverpool memilih untuk fokus merekrut Barcola. Mereka tidak ingin kehilangan Gakpo, yang masih menjadi bagian penting dalam skuad, sebelum mendapatkan pengganti yang sesuai.
Memasang harga tinggi untuk Gakpo juga menjadi strategi untuk meredam minat klub lain dan memberi waktu bagi Liverpool menyelesaikan perburuan Barcola.











