Breaking

Deontay Wilder Siap Hadapi Oleksandr Usyk di Pertarungan Terakhir

Deontay Wilder Siap Hadapi Oleksandr Usyk di Pertarungan Terakhir
Deontay Wilder bersedia menerima tantangan duel melawan Oleksandr Usyk, yang berpotensi menjadi laga terakhir Usyk sebelum pensiun.

Deontay Wilder menyatakan kesiapan untuk menerima tantangan duel melawan Oleksandr Usyk. Pertarungan ini berpotensi menjadi laga terakhir bagi Usyk sebelum ia gantung sarung tinju.

Pekan lalu, Usyk resmi melepas sabuk juara dunia WBC, WBA, dan IBF kelas berat. Meskipun tidak lagi memegang ketiga gelar tersebut, petinju asal Ukraina ini masih menyandang status juara lineal kelas berat. Usyk sebelumnya menyatakan bahwa ia hanya akan menjalani satu pertarungan lagi sebelum pensiun.

Real Madrid Berencana Pertahankan Vinicius Junior

Nama Wilder kembali muncul sebagai kandidat terkuat untuk menjadi lawan terakhir Usyk. Rumor mengenai pertarungan ini sebenarnya sudah beredar sejak akhir tahun lalu, namun kini mulai mendapat konfirmasi dari pihak internal kubu Usyk.

Direktur tim Usyk, Sergey Lapin, mengungkapkan bahwa mantan juara dunia asal Ukraina itu memang menginginkan Wilder sebagai lawan penutup kariernya. Menurutnya, duel ini memiliki daya tarik besar, baik dari sisi olahraga maupun nilai komersial.

Tottenham Siap Jual Empat Pemain untuk Kumpulkan Rp3,5 Triliun

"Usyk sudah menyampaikan bahwa ia melihat Deontay Wilder sebagai lawan untuk pertarungan terakhirnya. Laga ini memiliki potensi besar dari sisi olahraga, media, dan daya tarik internasional," kata Lapin kepada BBC Sport.

Lapin juga menjelaskan bahwa pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan Zuffa Boxing, promotor tinju milik Dana White, untuk membahas kemungkinan penyelenggaraan pertarungan tersebut. "Saat ini kami masih berdiskusi langsung dengan Zuffa Boxing.

Rice: Inggris Siap Hadapi Meksiko di Azteca

Belum ada kesepakatan yang ditandatangani, tetapi mereka menjadi salah satu kandidat mitra untuk menggelar ajang berskala internasional ini. Bentuk kerja samanya akan ditentukan berdasarkan kepentingan pertarungan, para petinju, dan keseluruhan proyek," ujarnya.

Sinyal positif juga datang dari kubu Wilder. Manajernya, Shelly Finkel, memastikan bahwa mantan juara dunia WBC itu tidak akan menolak apabila mendapat tawaran resmi untuk menghadapi Oleksandr Usyk. "Kalau Deontay mendapat tawaran bertarung melawan Usyk, dia pasti akan menerimanya," tegas Finkel.

Meski performa Wilder sempat menurun setelah mengalami empat kekalahan dalam lima pertarungan antara 2020 hingga 2024, ia berhasil bangkit dengan mengalahkan Derek Chisora melalui kemenangan angka terbelah pada April lalu.

Hasil tersebut membuka kembali peluang bagi petinju berjuluk The Bronze Bomber untuk tampil di panggung terbesar.

Apabila kesepakatan tercapai, duel antara Oleksandr Usyk dan Deontay Wilder diperkirakan akan menjadi salah satu pertarungan kelas berat yang paling dinantikan, sekaligus menjadi penutup karier salah satu petinju terbaik generasi modern.

Disclaimer
Sumber www.ligaolahraga.com telah disesuaikan untuk kebutuhan penyajian berita di HeiBola.
Anggap aja akun ini grup chat circle bola kamu. Tempat sambat kalau tim jagoan kalah, tempat full senyum kalau menang.

Tinggalkan komentar