Petenis asal Amerika Serikat, Taylor Fritz, yang saat ini menduduki peringkat 7 dunia, mengungkapkan bahwa kekhawatirannya terkait cedera lutut mulai berkurang.
Ia sebelumnya mengalami tendinitis lutut yang cukup serius, namun tetap mampu tampil di dua turnamen grass-court di Stuttgart dan Halle, di mana ia meraih posisi runner up di kedua ajang tersebut.
Di babak kedua Wimbledon, Fritz berhasil mengalahkan rekan senegaranya, Patrick Kypson, dengan skor 6-3, 6-2, 6-4. Ia mengungkapkan, "Saya kira grass-court akan lebih keras bagi lutut saya. Tetapi ternyata lutut saya mampu bertahan dengan sangat baik.
Saya menunggu untuk melihat bagaimana rasanya di hard-court saat saya menginjak dan meluncur di atasnya."
Fritz menjelaskan bahwa masalah lututnya dimulai pada musim grass-court tahun lalu dan semakin memburuk seiring berjalannya waktu. "Musim grass-court musim lalu adalah titik awal masalah saya, kemudian semakin memburuk. Sekarang, dalam beberapa pekan terakhir, rasanya sudah sangat baik, saya menjadi ragu," tambahnya.
Perjalanan Fritz untuk mencapai kondisi saat ini tidaklah mudah. Dia mengalami nyeri hebat di awal musim, namun menolak untuk beristirahat, meskipun biasanya hal itu disarankan bagi penderita tendinitis. "Keadaannya sangat buruk setelah ATP Finals lalu. Pada dasarnya, tendon saya seperti berlubang," ungkapnya.
Selama turnamen di Australia hingga Miami, Fritz merasakan sakit yang cukup hebat. Namun, hasil pemindaian menunjukkan bahwa tendon lututnya mulai pulih. "Itulah yang orang-orang katakan tentang tendinitis, rasa sakit tidak selalu menceritakan keseluruhan cerita," tuturnya.
Fritz melanjutkan rehabilitasi sambil tetap bermain, dan ia merasa bahwa tendon lututnya perlahan-lahan pulih. "Rasanya luar biasa bisa bermain tiga set, empat set, dan tidak pernah memikirkan rasa sakit di lutut saya saat di lapangan. Itu adalah langkah maju yang sangat besar," katanya.
Pekan ini, Fritz tampil untuk kesepuluh kalinya di Wimbledon. Musim lalu, ia mencapai semifinal, sementara pada tahun 2022 dan 2024, ia berhasil melaju hingga perempatfinal. Di babak ketiga Wimbledon tahun ini, Fritz akan berhadapan dengan petenis Italia, Lorenzo Sonego.







