Breaking

Maverick Vinales Terancam Pensiun dari MotoGP

Maverick Vinales Terancam Pensiun dari MotoGP
Maverick Vinales kehilangan kontrak di Tech3 dan mempertimbangkan pensiun dari MotoGP jika tidak mendapatkan tim baru.

Karier Maverick Vinales di MotoGP terancam berakhir setelah Tech3 memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya untuk musim 2027. Pembalap berusia 31 tahun ini kini menghadapi kemungkinan pensiun daripada beralih ke Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK).

Media Spanyol melaporkan bahwa manajemen Tech3 telah memberi tahu Vinales tentang keputusan tersebut. Tim satelit KTM ini sedang mempersiapkan susunan pembalap baru dengan mengincar Luca Marini dari Honda dan talenta Moto2, Senna Agius.

Low Zi Yu Raih Dua Medali di Kejuaraan Asia Junior 2026

Sementara itu, Raul Fernandez dipastikan bertahan di Trackhouse Aprilia, dan satu kursi yang tersisa kemungkinan akan diisi oleh Enea Bastianini.

Kondisi ini membuat hampir seluruh slot pembalap di MotoGP 2027 terisi, menyulitkan Vinales untuk menemukan tim baru. Ia sebelumnya telah menunjukkan ketidakpuasan terhadap KTM, yang menjanjikan peluang membela tim pabrikan, namun kemudian merekrut Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.

Satria Muda Pertamina Lepas Djordje Jovicic Usai Gagal di Semifinal IBL 2026

Vinales juga mengungkapkan kesulitan dalam menjalin negosiasi dengan tim lain. Menurut laporan, KTM memiliki kendali atas masa depan para pembalapnya hingga akhir Juni, yang membuat Vinales kehilangan kesempatan untuk mencari alternatif lebih awal.

Menariknya, Vinales menutup peluang untuk melanjutkan karier di WorldSBK. Ia menyatakan bahwa jika tidak lagi mendapatkan tempat di MotoGP, ia akan merasa cukup dengan perjalanan sebagai pembalap motor profesional.

Riyad Mahrez Pensiun dari Timnas Aljazair Usai Piala Dunia 2026

"Dalam dunia balap motor, jika saya meninggalkan MotoGP, berarti saya sudah melakukan semua yang ingin saya lakukan. Jika saya pergi dari sini, saya akan menikmati hidup," ujarnya saat akhir pekan MotoGP Ceko di Brno.

Sepanjang kariernya di MotoGP, Vinales telah mencatat lebih dari 200 kali start, meraih 10 kemenangan dan 35 podium. Ia juga menjadi salah satu dari sedikit pembalap yang mampu memenangkan balapan MotoGP dengan tiga pabrikan berbeda, menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu rider berbakat di generasinya.

Namun, gelar juara dunia MotoGP tak pernah berhasil diraihnya.

Setelah menjadi juara dunia Moto3 pada 2013, Vinales beberapa kali digadang-gadang sebagai calon penguasa kelas utama, terutama saat membela Yamaha. Sayangnya, inkonsistensi performa membuat potensinya tidak pernah benar-benar berbuah gelar.

Jika rumor ini terbukti, MotoGP 2026 akan menjadi musim terakhir bagi Maverick Vinales di kelas premier, berpotensi mengikuti jejak Aleix Espargaro yang memilih pensiun dari balapan penuh waktu sebelum beralih menjadi pembalap penguji.

Disclaimer
Sumber www.ligaolahraga.com telah disesuaikan untuk kebutuhan penyajian berita di HeiBola.
Anggap aja akun ini grup chat circle bola kamu. Tempat sambat kalau tim jagoan kalah, tempat full senyum kalau menang.

Tinggalkan komentar