Breaking

Marquez Berjuang Selesaikan Balapan di Assen

Marquez Berjuang Selesaikan Balapan di Assen

Alex Marquez mengungkapkan bahwa dia sempat berpikir untuk "berhenti" sebelum akhirnya berhasil menyelesaikan balapan di MotoGP Belanda yang berlangsung di Assen.

Marquez tiba di Assen dengan harapan untuk menyelesaikan akhir pekan setelah sebelumnya mundur dari balapan di Ceko.

Jadwal dan Live Streaming Premier Padel Valladolid 2026 di Vision+

Kecelakaan yang dialaminya di sesi latihan Jumat sore di Tikungan 4 menyebabkan luka lecet yang cukup parah, terutama di lengan kiri, yang membuatnya merasa ragu untuk melanjutkan balapan.

Meskipun mengalami cedera, Marquez berhasil finis di posisi ke-13 pada Sprint Race yang diadakan pada hari Sabtu.

Moto3 Resmi Tinggalkan Mesin 250 cc, Yamaha Jadi Pemasok Tunggal 690 cc

Pada hari Minggu, performanya meningkat, di mana dia mampu bersaing dengan pembalap lain seperti Pedro Acosta, Marc Marquez, dan Francesco Bagnaia selama sebagian besar balapan.

Namun, Acosta dan Bagnaia mengalami masalah teknis yang mengubah dinamika balapan, memberikan kesempatan bagi Marquez dan Fabio Di Giannantonio untuk bersaing lebih ketat dengan juara bertahan, Marc Marquez.

Marquez menjelaskan, "Maksud saya, hal pertama adalah saya menyelesaikan balapan, itu juga tujuan pertama saya, untuk menyelesaikan 26 lap, yang bagi saya cukup sulit." Dia mengakui bahwa dia tidak yakin bisa menyelesaikan semua lap dan

bahkan berpikir untuk berhenti jika situasinya tidak membaik.

Namun, seiring berjalannya balapan, dia merasa lebih baik dan berusaha untuk menjaga suhu ban belakang agar tidak terlalu panas, terutama karena dia menggunakan kompon lunak.

Dia juga menambahkan bahwa slipstream dari kelompok di depannya sangat membantunya dalam menjaga suhu ban dan tetap tenang selama balapan.

Marquez merasa beruntung karena beberapa pembalap mengalami kecelakaan atau masalah teknis, yang memungkinkannya untuk memperbaiki posisi. "Ritme dan semuanya jauh lebih baik dari yang kami perkirakan," ujarnya.

Namun, menjelang akhir balapan, dia mengakui bahwa dia merasa kehilangan referensi visual setelah Di Giannantonio dan Marc Marquez tertinggal, yang membuatnya kesulitan untuk menghemat ban belakang dan tetap berada di slipstream di bagian cepat sirkuit.

Marquez menutup balapan dengan pengakuan bahwa meskipun dia tidak mampu mempertahankan posisinya dari Di Giannantonio di lap terakhir karena kelelahan fisik, dia merasa puas bisa menyelesaikan balapan.

"Tapi tidak apa-apa," tutupnya, menunjukkan semangat juangnya meskipun menghadapi berbagai tantangan di Assen.

Dari karpet hijau, lantai kayu, sampai aspal sirkuit. Rangkuman arena 24 jam terakhir, langsung ke intinya. All sports covered!

Tinggalkan komentar