Hasil mengejutkan terjadi di babak 32 besar Piala Dunia 2026, di mana Timnas Jerman dan Belanda dipastikan tersingkir. Jerman mengalami kekalahan dramatis dari Paraguay di Stadion Boston pada Selasa, 30 Juni 2026.
Pertandingan berakhir imbang 1-1, namun Jerman kalah dalam adu penalti dengan skor 3-4.
Kekecewaan serupa dialami Timnas Belanda yang juga tersingkir setelah kalah dari Maroko di Stadion Monterrey, dengan hasil akhir 1-1 dan kalah 2-3 dalam adu penalti.
Keduanya mengikuti jejak Timnas Jepang dan Afrika Selatan yang lebih dulu angkat koper dari turnamen ini.
Sementara itu, Timnas Perancis mendapatkan keuntungan besar karena terhindar dari lawan-lawan berat di babak selanjutnya.
Perancis dijadwalkan akan menghadapi Swedia pada Rabu, 1 Juli 2026, pukul 04.00 WIB di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat.
Melihat performa Perancis yang mengesankan di babak grup, di mana mereka mencetak total 10 gol dan hanya kebobolan dua, Swedia tampaknya bukan lawan yang diunggulkan untuk menang dalam laga ini.
Perancis, meskipun berada di bagan yang sama dengan Jerman dan Belanda, kini berpeluang menghadapi tim non unggulan Paraguay di perempat final jika mereka berhasil mengalahkan Swedia.
Jika Perancis melanjutkan performa baiknya, mereka bisa bertemu Maroko yang sebelumnya akan menghadapi Kanada di babak 16 besar.
Namun, tantangan sesungguhnya bagi Perancis baru akan muncul di babak semifinal, di mana mereka mungkin harus berhadapan dengan tim kuat seperti Portugal atau Spanyol.
Pelatih Timnas Perancis, Didier Deschamps, mengingatkan timnya untuk tidak terlena dengan status sebagai favorit.
Dalam konferensi pers, Deschamps menyatakan, "Kami sudah pernah disebut sebagai favorit sebelumnya dan, setelah apa yang kami lakukan dalam tiga pertandingan terakhir, hal itu belum hilang. Tapi sekarang kita kembali ke titik awal.
Kami sedang mempersiapkan diri untuk kompetisi dalam kompetisi." Ia juga mewaspadai kekuatan trio penyerang Swedia yang terdiri dari Alexander Isak, Viktor Gyokeres, dan Anthony Elanga, yang dianggapnya memiliki kualitas dan kemampuan fisik yang baik.
Deschamps menekankan pentingnya menghormati lawan dan tidak meremehkan kekuatan tim lawan.











