Breaking

Cristiano Ronaldo Enggan Pensiun Usai Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Enggan Pensiun Usai Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo menegaskan tidak akan terburu-buru pensiun setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026 oleh Spanyol.

Timnas Portugal harus mengakhiri langkah mereka di Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Amerika Serikat, menjadi momen emosional bagi kapten tim, Cristiano Ronaldo.

Gol dramatis Mikel Merino pada masa injury time (90+1') menjadi penentu kekalahan Portugal, yang membuat mereka gagal melanjutkan perjuangan menuju gelar juara. Dengan hasil ini, Spanyol melaju ke babak perempat final, sementara Portugal harus mengubur impian mereka.

Kontroversi Folarin Balogun di Piala Dunia 2026

Usai pertandingan, Ronaldo mengungkapkan kekecewaannya dan menegaskan bahwa ia tidak akan terburu-buru dalam mengambil keputusan mengenai masa depannya di tim nasional. "Saya sedih harus meninggalkan Piala Dunia seperti ini. Saya memberikan segalanya. Saya melakukan yang terbaik dan pergi dengan hati nurani yang bersih," ujarnya.

Pemain berusia 41 tahun ini menyatakan bahwa meskipun ini mungkin menjadi Piala Dunia terakhirnya, ia akan meluangkan waktu untuk merenung dan bersama keluarga sebelum membuat keputusan. "Saya tidak membuat keputusan saat emosi sedang memuncak," tambahnya.

Vinicius Junior Dapat Kritikan Usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026

Ronaldo memiliki catatan gemilang bersama tim nasional, termasuk meraih trofi Euro 2016 dan dua trofi UEFA Nations League pada 2019 dan 2025. Ia mengingatkan bahwa sebelum kehadirannya, Portugal belum pernah meraih gelar internasional.

"Gelar terbesar yang pernah dimenangkan tim nasional adalah pada 2016, yaitu Kejuaraan Eropa, yang sejujurnya sama pentingnya bagi saya seperti Piala Dunia," ungkapnya.

Spanyol Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Kegagalan Portugal di Piala Dunia ini juga bertepatan dengan mundurnya Roberto Martinez dari kursi pelatih. Ronaldo memberikan penghormatan kepada Martinez, menyebutnya sebagai pelatih hebat dan pribadi yang luar biasa. "Saya senang bekerja dengannya. Apa yang telah ia lakukan untuk Portugal patut mendapat penghargaan," ujarnya.

Meski tersingkir, Ronaldo tetap memuji semangat juang rekan-rekannya. Ia berharap tim dapat segera bangkit dari keterpurukan. "Selalu menyedihkan ketika tersingkir dari turnamen besar. Tim benar-benar menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami bermain dengan baik, hasilnya bisa saja berpihak kepada siapa pun, tetapi begitulah sepak bola.

Kami harus bangkit dan terus melangkah," tutupnya.

Disclaimer
Sumber bola.kompas.com telah disesuaikan untuk kebutuhan penyajian berita di HeiBola.
Author Image

Author

Tanto Websik

Catatan pinggir lapangan. Mengubah ketegangan 90 menit jadi bahan bacaan 2 menit. Kick-off!

Tinggalkan komentar