Flora, tim paling sukses di sepak bola Estonia, akan menghadapi Saburtalo Tbilisi dalam laga kualifikasi Liga Champions pada 9 Juli 2026. Saat ini, Flora berada dalam posisi yang menantang untuk mempertahankan gelar Meistriliiga mereka, tertinggal 10 poin dari rival sekota, FCI Levadia.
Setelah mengalami dua kekalahan kandang di awal Juni, Flora berhasil bangkit dengan meraih kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 3-0 atas FC Kuressaare yang memberikan suntikan moral menjelang pertandingan penting ini.
Di sisi lain, Saburtalo Tbilisi, yang kini dikenal sebagai FC Iberia 1999, bersiap menjalani kampanye kualifikasi Liga Champions ketiga mereka. Setelah pergantian pelatih bulan lalu, Andriy Demchenko dihadapkan pada tantangan untuk menjaga konsistensi tim.
Iberia 1999 menunjukkan performa yang beragam, termasuk kemenangan penting di semifinal Piala Georgia melawan Dinamo Tbilisi, meskipun mereka harus puas sebagai runner-up setelah kalah adu penalti melawan Torpedo Kutaisi di final.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, belum ada catatan pertandingan sebelumnya di kompetisi resmi. Pertandingan ini akan menjadi pertemuan perdana antara kedua kekuatan sepak bola dari Estonia dan Georgia. Flora berharap dapat memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk mencatatkan sejarah kemenangan pertama mereka melawan Saburtalo.
Flora memasuki pertandingan ini dengan semangat tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun. Pelatih kepala Konstantin Vassiljev kemungkinan akan mempertimbangkan untuk mengubah formasi menjadi 4-4-2 atau mempertahankan pertahanan tiga pemain dengan pemain sayap.
Rauno Sappinen, pencetak gol terbanyak tim musim ini, diharapkan menjadi ujung tombak serangan Flora.
Di sisi lain, Saburtalo Tbilisi yang dipimpin oleh Andriy Demchenko harus menghadapi absennya Iuri Tabatadze dan Derek Agyakwa. Strategi mereka mungkin akan berfokus pada kekuatan lini tengah yang dipimpin oleh Bakar Kardava dan Nikoloz Dadiani.
Andria Bartishvili yang berusia 17 tahun diharapkan dapat memberikan kreativitas di lini serang untuk mendukung Amiran Dzagania yang sedang berjuang mengakhiri paceklik golnya.
Flora diperkirakan akan menurunkan susunan pemain: Grunvald; Pihela, Kollo, Kolobov; Alamaa, Kreida, Antonov, Kalmykov; Varjund, Sappinen, Zenjov. Sementara itu, Saburtalo Tbilisi diprediksi akan memulai dengan: Megrelishvili; Amisulashvili, Selimovich, Zouri, Dzhindzholava; Kardava, Dadiani; Gudushauri, Bartshvili, Bedoshvili; Dzagania.
Kedua tim diprediksi akan berusaha keras untuk tetap hidup dalam persaingan ini menjelang leg kedua di Tbilisi. Namun, Flora diperkirakan akan sedikit lebih unggul di laga ini berkat keuntungan bermain di kandang. Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah Flora 2-1 Saburtalo Tbilisi.







