Petenis asal Italia, Matteo Berrettini, berhasil melangkah ke babak ketiga Wimbledon 2023 setelah mengalahkan petenis unggulan ke-20, Arthur Fils. Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Berrettini, yang telah berjuang melawan cedera selama beberapa tahun terakhir.
Berrettini, yang kini berusia 30 tahun, mengalami berbagai masalah fisik yang memaksanya absen dari banyak turnamen ATP. Ia menjalani operasi tangan pada tahun 2022 dan mengalami cedera pada otot perut, pergelangan kaki, kaki kanan, serta pinggul.
Cedera terbaru yang mengganggu adalah pada pinggul, yang membuatnya mundur dari perempatfinal French Open bulan lalu.
Meski demikian, Berrettini tidak menyerah. Ia menunjukkan semangat juang yang tinggi dan berlatih dengan serius di awal musim ini. "Di awal musim ini, saya berlatih dengan benar-benar baik. Saya harus menghubungkan beberapa titik agar mendapatkan hasil yang diinginkan. Saya lega bahwa saya melakukannya," ungkapnya.
Berrettini menambahkan, "Kadang-kadang olahraga membutuhkan sedikit kesabaran. Saya pikir saya cukup sabar dan saya mengambil keputusan tepat di waktu yang tepat. Saya benar-benar puas dengan levelnya yang tinggi dan intensitasnya." Keinginan untuk bermain dan menikmati waktu di lapangan menjadi motivasi utama bagi Berrettini.
Petenis yang pernah menduduki peringkat 6 dunia ini telah meraih sepuluh gelar turnamen ATP. Ia juga menjadi petenis putra pertama Italia yang mencapai final Wimbledon dan maju ke perempatfinal di semua turnamen Grand Slam.
"Ketika saya masih lebih muda, saya ingin sukses. Kini, dengan cara saya sendiri, saya telah berhasil. Cinta untuk olahraga ini tetap sama. Cinta untuk kompetisi dan untuk memaksa diri sampai batas kemampuan saya selalu ada," jelasnya.
Berrettini mengakui bahwa ia telah belajar banyak dari tenis, termasuk pentingnya kesabaran dalam menghadapi tantangan.
Selanjutnya, untuk mencapai babak keempat Wimbledon, Berrettini akan berhadapan dengan petenis Bulgaria, Grigor Dimitrov.







