Tottenham Hotspur telah membatalkan rencana untuk merekrut Joao Palhinha secara permanen setelah berhasil mendatangkan Sandro Tonali dan Mateus Fernandes. Keputusan ini diambil setelah klub mengamankan dua pemain baru di lini tengah, yang membuat posisi Palhinha menjadi tidak terpakai.
Palhinha, yang berusia 30 tahun, sebelumnya dipinjam dari Bayern Munich dan tampil cukup baik di Premier League, termasuk mencetak gol penting yang memastikan Tottenham tetap bertahan di liga pada hari terakhir kompetisi.
Dalam kesepakatan pinjaman, terdapat opsi pembelian senilai €30 juta (sekitar Rp517,5 miliar), dan jika diaktifkan, syarat pribadi sudah disepakati.
Meski demikian, Fabrizio Romano melaporkan bahwa Palhinha ingin kembali ke Spurs, namun klub memutuskan untuk menghentikan rencana tersebut setelah mendatangkan Tonali dan Fernandes. Romano dan jurnalis lainnya mengonfirmasi bahwa Palhinha kini akan kembali ke Bayern Munich.
Florian Plettenberg dari Sky Germany menambahkan bahwa masa depan Palhinha di Bayern Munich masih belum pasti. Ia menyebutkan bahwa ada kemungkinan transfer ke Sporting CP, namun hal ini menjadi rumit karena harga yang diminta Bayern. Beberapa klub lain juga menunjukkan minat, dan pembicaraan masih berlangsung.
Di sisi lain, Tottenham telah melakukan enam perekrutan pemain baru, termasuk Martin Dubravka, Andy Robertson, dan Marcos Senesi, yang semuanya didatangkan tanpa biaya transfer.
Dengan kedatangan Tonali dan Fernandes, Spurs kini memiliki banyak pilihan di lini tengah, termasuk Pape Sarr, Conor Gallagher, Rodrigo Bentancur, Archie Gray, dan Lucas Bergvall.
Meski Tottenham telah menambah kekuatan tim, mereka tetap menolak tawaran untuk Gray dan Bergvall, meskipun Newcastle United telah mengajukan tawaran yang ditolak untuk Gray.
Nottingham Forest juga dilaporkan tertarik untuk merekrut Bergvall dengan tawaran paket senilai £45 juta (sekitar Rp933,5 miliar) yang mencakup klausul penjualan kembali.
Bergvall sendiri telah menyatakan keinginannya untuk meninggalkan Tottenham demi mendapatkan waktu bermain yang lebih reguler, yang tampaknya sulit tercapai mengingat kedatangan pemain baru di klub.











