Tri Kusharjanto, legenda bulu tangkis Indonesia, akan menjalani tantangan baru sebagai pelatih klub GX Badminton yang berlokasi di Calgary, Kanada. Tawaran ini datang melalui MSD Sport Agency, yang mengontraknya untuk melatih dan membina pebulu tangkis muda di negara tersebut.
Pria kelahiran 18 Januari 1974 ini mengungkapkan rasa terhormatnya bisa menjadi bagian dari MSD Sport Agency, yang telah membantunya dalam proses transisi karier setelah pensiun dari dunia bulu tangkis profesional.
Tri Kusharjanto dikenal luas berkat prestasi gemilangnya di kancah bulu tangkis internasional. Ia meraih medali perak di Olimpiade Sydney 2000 bersama rekannya Minarti Timur, serta mengoleksi enam gelar juara di Indonesia Open sepanjang kariernya.
“Terima kasih kepada MSD Sport Agency yang membantu karier kami sebagai mantan atlet bulu tangkis bisa tersalurkan secara resmi, baik sebagai pelatih maupun pemain di luar negeri,” ujar Tri. Dengan pengalaman yang dimilikinya, ia berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan bulu tangkis di Kanada.
Reyhan Moses Tulaar, pemilik MSD Sport Agency, menyatakan kebanggaannya atas keputusan Tri untuk bergabung. Menurutnya, banyak klub bulu tangkis di Kanada yang tertarik untuk merekrut Tri berkat prestasinya yang diakui secara internasional. “Tri Kusharjanto punya prestasi luar biasa di dunia tepok bulu.
Namanya sudah terkenal, baik di Indonesia maupun internasional,” kata Reyhan. Ia menambahkan bahwa raihan medali perak di Olimpiade menjadi salah satu alasan utama GX Badminton tertarik untuk meminang Tri.
Rencananya, Tri Kusharjanto akan berangkat ke Kanada pada Agustus mendatang. Di sana, ia akan bertugas melatih pebulu tangkis muda dengan harapan dapat menghasilkan atlet yang siap bersaing di kancah dunia. “Pada periode awal saya pengin melihat dulu bakat-bakat yang ada di sana.
Sehingga saya sangat cukup punya waktu untuk melatih mereka di sana,” ungkapnya. Dengan nilai kontrak yang menggiurkan, Tri merasa ini adalah tantangan besar yang siap dihadapinya. “Ini tentu menjadi tantangan besar buat saya,” pungkas pria yang akrab disapa Trikus itu.












