Breaking

NTB siap menjadi tuan rumah PON 2028 dengan berbagai persiapan matang

NTB siap menjadi tuan rumah PON 2028 dengan berbagai persiapan matang
NTB siap menjadi tuan rumah PON 2028 dengan berbagai persiapan matang

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, mengungkapkan bahwa daerahnya siap untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Kesiapan ini ditandai dengan menggelar sejumlah kompetisi sebagai persiapan penyelenggaraan ajang multi cabang olahraga terbesar di Indonesia.

Piala Dunia 2026 Dimulai dengan Pertandingan Seru di Tiga Negara

Dalam konferensi pers usai rapat konsolidasi persiapan PON 2028 di Jakarta pada hari Selasa, Iqbal menyebutkan bahwa selama dua tahun terakhir, telah diadakan banyak kompetisi yang dianggap sebagai bentuk komitmen NTB menjelang PON.

Menurut Iqbal, sebagai salah satu tuan rumah PON 2028—bersama Nusa Tenggara Timur dan DKI Jakarta sebagai penyangga—NTB telah sukses menyelenggarakan sejumlah acara besar yang menunjukkan kemampuan dalam penyelenggaraan PON.

Tim Nasional Belgia Imbang Tanpa Gol Melawan Iran di Piala Dunia 2026

Di antara acara tersebut adalah Festival Olahraga Nasional (Fornas) 2025, yang berhasil menarik sekitar 18.000 peserta dari seluruh Indonesia.

Acara lainnya, Pocari Sweat Run 2025, juga menunjukkan antusiasme masyarakat dengan diikuti oleh sekitar 9.000 peserta. Selain itu, NTB juga akan menjadi tuan rumah ajang MotoGP Mandalika pada tahun yang sama.

Acara-acara ini menjadi indikator kesiapan dan komitmen NTB dalam menyelenggarakan PON.

Iqbal menjelaskan bahwa fasilitas pendukung yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan PON juga telah siap.

Saat ini, NTB telah memiliki penerbangan tiga kali sehari ke wilayah Nusa Tenggara Timur seperti Labuan Bajo, Tambolaka, dan Waingapu, serta sedang mempersiapkan penerbangan ke Kupang, ibu kota Provinsi NTT.

Nusa Tenggara Timur terhubung langsung dengan beberapa kota di Pulau Jawa antara lain Malang, Yogyakarta, Banyuwangi, Surabaya, dan Jakarta, serta juga memiliki koneksi dengan Kalimantan dan Sulawesi.

Ketersediaan akses transportasi ini diharapkan mendukung kelancaran penyelenggaraan PON.

Di sektor kesehatan, NTB juga siap menyediakan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) yang dilengkapi dengan tim medis khusus olahraga bersertifikat internasional. Hal ini menunjukkan perhatian lebih pada aspek kesehatan para atlet selama event berlangsung.

Iqbal menambahkan bahwa penyelenggaraan PON di NTB berencana dilakukan di seluruh kabupaten dan kota untuk memastikan bahwa semangat ajang tersebut dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Dalam hal pemenuhan arena pertandingan, NTB akan mengikuti arahan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Lebih lanjut, Iqbal menegaskan bahwa tidak akan ada pembangunan fasilitas baru. Sebaliknya, dilakukan perbaikan dan peningkatan terhadap fasilitas yang sudah ada.

Langkah ini diambil untuk menghemat sumber daya dan memastikan efisiensi dalam penyelenggaraan ajang prestisius ini.

Author Image

Author

Tanto Websik

Catatan pinggir lapangan. Mengubah ketegangan 90 menit jadi bahan bacaan 2 menit. Kick-off!

Tinggalkan komentar