Tim nasionalAljazairberhasil melakukan comeback dramatis saat menghadapi Yordania dalamPiala Dunia 2026mengakibatkan Yordania tersingkir dari turnamen ini.
Pertandingan berlangsung di stadion yang penuh semangat pada 25 September 2023, dan kedua tim tampil agresif. Walaupun Yordania sempat unggul, Aljazair menunjukkan kemampuan dan mental juara dalam pertandingan ini.
Selama babak pertama, Yordania membuka keunggulan melalui gol cepat di menit ke-15, memanfaatkan kelengahan para pemain pertahanan Aljazair. Tim Aljazair tampak kesulitan untuk mengontrol permainan di awal laga.
Namun, situasi mulai berubah ketika Aljazair berhasil menyamakan kedudukan di pertengahan babak kedua. Gol tersebut menjadi momentum bagi Aljazair untuk lebih menyerang.
Aljazair akhirnya membalikkan keadaan dengan mencetak gol kedua di menit ke-82, menegaskan dominasi mereka di sisa waktu pertandingan. Melihat perubahan drastis ini, pelatih Aljazair, Djamel Belmadi, menyatakan puas dengan kemampuan timnya dalam menghadapi tekanan.
Dari sisi Yordania, pelatih mereka, Ahmed Abdel-Qader, mengungkapkan rasa kecewa mendalam atas hasil akhir pertandingan. Meski anak asuhnya tampil baik, Yordania tidak mampu mempertahankan keunggulan.
Sementara itu, hasil ini membuat Yordania tersingkir dari turnamen Piala Dunia 2026. Hal ini menjadi sorotan di kalangan pengamat sepak bola yang mengamati performa tim Asia dalam kompetisi ini.
Kompetisi Piala Dunia 2026 kini semakin ketat, dan Aljazair menunjukkan bahwa mereka siap bersaing setelah hasil positif melawan Yordania. Melihat pencapaian ini, Aljazair berharap dapat melanjutkan langkah mereka di fase berikutnya.
Piala Dunia 2026 diadakan di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, yang membawa nuansa baru bagi kuota serta format kompetisi. Aljazair diharapkan dapat menjadi salah satu kejutan di turnamen ini.
Dengan pertandingan ini, Aljazair memperlihatkan bahwa mereka mampu bangkit dari ketertinggalan. Ini menjadi momen penting bagi sejarah sepak bola Aljazair di Piala Dunia.













