Tottenham Hotspur mendapatkan angin segar dalam upaya mereka untuk merekrut Rafael Leao dari AC Milan. Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Milan bersedia menjual winger asal Portugal tersebut.
Ketertarikan Tottenham terhadap Leao muncul menjelang jendela transfer musim panas 2026. Klub asal London utara ini tengah mencari winger baru, dan Leao, yang saat ini bermain di Piala Dunia 2026, menjadi salah satu kandidat utama.
Menurut laporan dari The Independent, Leao telah dibahas sebagai opsi dalam diskusi informal dengan Milan. Selain itu, Tottenham juga mempertimbangkan untuk merekrut Savinho, setelah sebelumnya berusaha mendatangkan winger Manchester City tersebut.
Pada bulan Juni, La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Leao memiliki klausul rilis sebesar €175 juta (sekitar Rp3,03 triliun) dalam kontraknya di Milan. Namun, klub Italia itu dilaporkan siap melepas Leao dengan harga sekitar €50 juta (sekitar Rp866,5 miliar).
Fabrizio Romano juga menegaskan bahwa Milan kini terbuka untuk menjual Leao, meskipun Ruben Amorim, mantan manajer Manchester United, baru saja diangkat sebagai pelatih baru klub tersebut.
Dalam saluran YouTube-nya, Romano menyatakan, "Setelah Piala Dunia, pemahaman saya adalah bahwa meskipun telah menunjuk Ruben Amorim, AC Milan tetap mempertimbangkan Rafael Leao sebagai pemain yang tidak termasuk dalam proyek jangka panjang mereka."
Romano menambahkan, "Jadi, bagi AC Milan, kepergian Rafa Leao adalah kemungkinan serius. Dia tetap menjadi pemain yang tersedia di pasar, jadi bersiaplah karena pergerakan terkait Leao bisa dimulai segera. Dia masih dianggap dalam daftar keluar di Milan."
Romano juga menjelaskan bahwa meskipun Milan telah mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan pemain Portugal seperti Goncalo Ramos, mereka akan meminta harga tinggi untuk Leao yang masih terikat kontrak.
Namun, situasi di Milan terkait Leao sangat berbeda dibandingkan dengan Christian Pulisic, yang dianggap penting oleh presiden Gerry Cardinale dan pelatih Ruben Amorim.
Leao sendiri sebelumnya menyatakan keinginannya untuk bermain di Premier League. Dalam wawancara dengan Sport TV di Portugal pada awal Juni, ia mengungkapkan, "Saya membutuhkan tantangan baru. Saya sudah memenangkan dua trofi di Italia dan telah berada di sana cukup lama.
Liga ini terus berkembang, tetapi untuk gaya permainan saya, saya rasa Premier League atau LaLiga akan lebih cocok untuk bakat saya sebagai pemain."
Ia menambahkan, "Jika kesempatan di Premier League datang, saya akan sangat senang. Saya percaya saya bisa bersaing dengan pemain-pemain di sana yang memiliki level sangat tinggi. Bermain di liga seperti itu benar-benar mengeluarkan kemampuan terbaik dari seorang pemain."











