Pembalap Oscar Piastri menggambarkan lap pembuka Grand Prix Inggris sebagai "balapan multi-kelas". Hal ini disebabkan oleh penggunaan mode tenaga yang berbeda di antara para pembalap.
Dengan regulasi baru tahun ini, unit daya mobil menghasilkan lebih banyak tenaga listrik, memberikan kebebasan bagi pembalap untuk memilih kapan menggunakannya sepanjang lap.
Insiden yang dialami Piastri terjadi pada lap pembuka, saat ia bertabrakan dengan mobil lain di Silverstone. Dalam penjelasannya kepada media, Piastri mengatakan, "Saya terjepit saat menuju Tikungan 6, tepatnya di jalur lurus menuju Tikungan 6.
Saya mematahkan sayap depan dan harus masuk pit, dan itu saja." Akibat kecelakaan ini, Piastri terpaksa finis di urutan ke-11.
Pembalap asal Australia ini menyoroti bahwa penggunaan tenaga yang berbeda pada lap pembuka menciptakan "kekacauan" dan memberi kesan seperti berkompetisi dalam kategori yang berbeda. "Tidak ada banyak rombongan mobil sebenarnya," ujarnya.
Ia menambahkan, "Lap pertama di sirkuit seperti ini benar-benar kacau, hampir seperti start balapan multi-kelas. Saya mencoba menyalip Lindblad dan merasa seperti memiliki lebih banyak tenaga darinya. Kemudian Lawson melewati saya, yang tampaknya memiliki lebih banyak tenaga daripada saya, dan itu benar-benar berantakan.
Anda mencoba menilai kecepatan terhadap mobil di depan Anda, melihat mobil di belakang Anda, tapi sejujurnya, saya terkejut hal itu tidak terjadi lebih sering."






