Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan bahwa pemerintahnya tengah mempersiapkan arena untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan dilakukan di sekitar lokasi wisata.
PON 2028 ini akan diadakan di 14 kota atau kabupaten dari total 22 wilayah tingkat II di NTT.
Melkiades mengatakan, lokasi arena pertandingan direncanakan dekat dengan tempat-tempat wisata, sehingga atlet dan pengunjung dapat menikmati keindahan pariwisata NTT.
Dalam konferensi pers usai rapat konsolidasi PON 2025 bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Melkiades menyatakan bahwa penyelenggaraan PON mendatang bertujuan untuk mempromosikan pariwisata NTT, termasuk Labuan Bajo yang terkenal.
Melkiades juga menyampaikan rasa syukurnya atas diterimanya surat keputusan tentang penyelenggaraan PON dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Surat tersebut sangat dinantikan oleh pemerintah daerah untuk memulai persiapan teknis.
Dia menjelaskan, penerimaan surat keputusan tersebut sangat berpengaruh bagi pembahasan anggaran di DPRD, terutama dalam kondisi fiskal saat ini. NTT telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 miliar untuk penyelenggaraan PON secara bertahap hingga tahun 2028.
Melkiades berterima kasih kepada Erick Thohir yang memberikan arahan agar penyelenggaraan PON dapat dilaksanakan sesuai dengan koridor arahan dari Presiden Prabowo Subianto. Dia menekankan pentingnya efisiensi dalam kegiatan ini.
Pembahasan yang adil mengenai pembagian cabang olahraga antara NTT dan Nusa Tenggara Barat (NTB) juga sedang dilakukan, dengan dukungan dari Pemerintah DKI Jakarta. Melkiades berharap PON 2028 akan sukses dalam aspek prestasi, penyelenggaraan, dan administrasi.
Dia juga menambahkan harapannya agar kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi pariwisata dan ekonomi di NTT dan NTB.
Selain Melkiades, konferensi pers ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.














