Piala Dunia 2026 menarik perhatian mantan pelatih Timnas Perancis, Laurent Blanc, yang menyoroti peran pemain muda dan veteran dalam turnamen ini.
Dalam pandangannya, kehadiran bakat-bakat muda seperti Lamine Yamal dari Timnas Spanyol dan veteran kelas dunia seperti Lionel Messi dari Timnas Argentina menjadi dua faktor yang layak diperhatikan.
Blanc menilai bahwa turnamen kali ini berjalan dengan penuh kejutan, di mana tim-tim besar harus bekerja keras menghadapi lawan yang semakin kompetitif.
Blanc mencatat sejumlah hasil imbang mengejutkan yang terjadi di Piala Dunia 2026, seperti Tanjung Verde yang berhasil menahan imbang Spanyol dan Kongo yang bermain imbang dengan Portugal.
Ia juga menyoroti pertandingan antara Qatar dan Swiss yang berakhir 1-1, serta Jepang yang bermain imbang 2-2 melawan Belanda. “Menurut saya jelas bahwa tidak ada pertandingan yang mudah,” ungkap Blanc, dikutip dari Barca Universal.
Ia menekankan bahwa jarak kualitas antarnegara semakin menipis, yang menuntut standar permainan yang sangat tinggi di level internasional.
Ketika ditanya tentang tim yang berpeluang meraih trofi, Blanc menyebut Jerman sebagai tim yang kuat, namun memberikan perhatian khusus pada Spanyol dan Argentina. “Spanyol dengan Yamal adalah tim yang berbeda, Argentina-nya Messi adalah juara bertahan dan harus dihormati,” tegasnya.
Selain itu, Blanc juga menggarisbawahi potensi tim kuda hitam seperti Swiss dan Maroko yang bisa menjadi kejutan di turnamen ini.
Mengenai Lionel Messi, Blanc memberikan penghormatan khusus, menyebutnya sebagai fenomena meski sudah berusia 39 tahun. “Saya bermain hingga hampir usia 38 tahun, tetapi bagi seorang bek, ini lebih mudah: pengalaman dan pemahaman posisi sangat membantu.
Namun, baginya, yang harus mencetak gol dan membutuhkan kecepatan, daya ledak, kemampuan menggiring bola… Dia benar-benar sebuah fenomena,” tutup Laurent Blanc.
Dengan pandangan ini, Blanc menunjukkan betapa menariknya dinamika Piala Dunia 2026, di mana bakat muda dan pengalaman veteran saling melengkapi dalam perjuangan meraih trofi tertinggi.












