Breaking

Jurgen Klopp Dekati Jabatan Pelatih Timnas Jerman

Jurgen Klopp Dekati Jabatan Pelatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp dikabarkan hampir resmi menjadi pelatih baru Timnas Jerman setelah Julian Nagelsmann mundur.

Mantan manajer Liverpool, Jurgen Klopp, dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk menjadi pelatih baru Timnas Jerman. Klopp, yang sudah hampir dua tahun tidak melatih, siap kembali ke dunia kepelatihan setelah menggantikan Julian Nagelsmann, yang mundur setelah kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026.

Klopp, 59 tahun, sebelumnya meninggalkan Liverpool pada tahun 2024 dan menjabat sebagai Head of Global Football di Red Bull Group. Namun, tawaran untuk menangani Timnas Jerman membuatnya tertarik kembali ke lapangan.

Pakar transfer Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa proses penunjukan Klopp sudah hampir selesai. "Jürgen Klopp sebagai pelatih baru Timnas Jerman, here we go!" tulis Romano di media sosialnya.

Meskipun masih ada beberapa detail yang perlu diselesaikan terkait perpisahannya dengan Red Bull, Klopp telah menyatakan kesediaannya untuk mengambil jabatan tersebut.

Manchester United Tertarik Rekrut Andrey Santos dari Chelsea

Jalan Klopp terbuka setelah Nagelsmann mundur akibat tekanan dari Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) setelah Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026 oleh Paraguay di babak 32 besar.

Kekalahan tersebut menjadi semakin menyakitkan karena Jerman tersingkir melalui adu penalti untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia. Situasi ini membuat posisi Nagelsmann sulit dipertahankan.

Arsenal Siapkan Langkah untuk Rekrut Dua Bintang Setelah Jual Trossard

Klopp, yang saat itu bertugas sebagai komentator televisi, mengonfirmasi bahwa DFB telah menghubunginya. "Ya, saya bisa mengonfirmasi memang ada pembicaraan. Semuanya berjalan cukup cepat," ujarnya.

Jika resmi ditunjuk, Klopp tidak hanya akan menangani tim senior Jerman, tetapi juga akan memiliki kewenangan untuk melakukan reformasi di Timnas Jerman.

Salah satu fokus utamanya adalah membenahi sistem pembinaan pemain muda dan mengubah filosofi permainan agar lebih sesuai dengan gaya sepak bola intensitas tinggi yang menjadi ciri khasnya.

Dalam proyek ini, Klopp diperkirakan akan kembali bekerja sama dengan mantan asistennya di Liverpool, Pepijn Lijnders, yang kini tanpa klub setelah meninggalkan Manchester City.

Klopp mengakui bahwa ia masih terikat kontrak dengan Red Bull, tetapi optimistis proses transisi dapat berjalan lancar. "Saya masih memiliki kontrak dengan Red Bull. Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa saya menikmati pekerjaan ini," katanya.

"Saya adalah orang yang selalu menghormati kontrak. Namun, saya juga sudah menjelaskan bahwa saya tertarik berdiskusi dengan DFB. Saya harus berbicara dengan Oliver Mintzlaff karena dia adalah atasan saya. Kami sudah mendiskusikan hal ini dan saya yakin dia tidak akan menghalangi," tambah Klopp.

"Saya sudah bekerja di sana selama 19 bulan. Itu adalah periode yang sangat intens. Saya berharap pada akhirnya semua pihak mendapatkan hasil yang terbaik, termasuk Red Bull," tutupnya.

Disclaimer
Sumber www.bola.com telah disesuaikan untuk kebutuhan penyajian berita di HeiBola.
Akun bola buat kamu yang cuma nonton pas Piala Dunia atau pas diajakin nobar doang. Aman, bahasanya gampang dicerna!

Tinggalkan komentar