Breaking

Carlos Queiroz Mundur dari Pelatih Ghana Setelah Piala Dunia 2026

Carlos Queiroz Mundur dari Pelatih Ghana Setelah Piala Dunia 2026
Carlos Queiroz resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Ghana setelah tersingkir di Piala Dunia 2026.

Carlos Queiroz telah resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih tim nasional Ghana setelah Black Stars tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Kolombia.

Queiroz, yang menjabat selama sekitar 11 pekan sejak dilantik pada April 2026, gagal memenuhi syarat untuk memperpanjang kontrak dua tahun. Syarat tersebut adalah membawa Ghana mencapai perempat final Piala Dunia, yang tidak terwujud.

Naomi Osaka Raih Kemenangan Penting di Wimbledon

Dalam pesan perpisahan kepada masyarakat Ghana, Queiroz mengungkapkan kebanggaannya meski hasil akhir tidak sesuai harapan. Ia menekankan bahwa kegagalan harus dijadikan pelajaran untuk membangun masa depan yang lebih baik. "Sepak bola, seperti kehidupan, mengajarkan satu pelajaran yang abadi: Anda bisa menang atau belajar.

Saya meninggalkan perjalanan ini dengan bangga atas apa yang telah kami capai, tetapi juga dengan ketidakpuasan yang sehat dari seseorang yang selalu menginginkan lebih," ujarnya.

Jannik Sinner Melaju ke Perempatfinal Wimbledon 2026

Pelatih berusia 73 tahun itu juga menegaskan bahwa masa depan Black Stars tidak hanya ditentukan oleh performa di lapangan. Ia berharap Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk mengembangkan potensi para pemain.

"Masa depan Black Stars tidak akan dibangun hanya di atas lapangan. Kesuksesan tim nasional harus dimulai dari luar lapangan dengan menciptakan lingkungan terbaik untuk mempersiapkan, melindungi, dan mengembangkan talenta luar biasa yang dimiliki Ghana," tambahnya.

Liverpool Pastikan Virgil van Dijk Tak Dijual ke AC Milan

Queiroz menyampaikan terima kasih kepada para pendukung yang telah memberikan dukungan sepanjang turnamen. Meskipun tidak mampu membawa Ghana melangkah lebih jauh, ia merasa timnya telah mengembalikan kehormatan dan kredibilitas Black Stars di panggung sepak bola dunia.

"Kepada para suporter, kami memang belum bisa memberikan kepuasan penuh dari sisi hasil, tetapi kami bisa mengatakan dengan bangga bahwa kami telah menghormati warna kebesaran Ghana dan mengembalikan rasa hormat serta kredibilitas Black Stars di panggung sepak bola terbesar. Terima kasih, Ghana.

Perjalanan sesungguhnya dimulai sekarang, menuju masa depan," tuturnya.

Selama masa kepemimpinannya, Queiroz mencatatkan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dalam lima pertandingan. Di Piala Dunia 2026, Ghana berhasil lolos dari Grup L sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik sebelum dihentikan Kolombia melalui gol cepat Jhon Arias.

Setelah kepergian Carlos Queiroz, Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) diperkirakan akan segera mencari pelatih baru. Black Stars dijadwalkan kembali bertanding pada September mendatang melawan Pantai Gading dalam babak kualifikasi Piala Afrika 2027.

Disclaimer
Sumber www.ligaolahraga.com telah disesuaikan untuk kebutuhan penyajian berita di HeiBola.
Anggap aja akun ini grup chat circle bola kamu. Tempat sambat kalau tim jagoan kalah, tempat full senyum kalau menang.

Tinggalkan komentar