Arsenal menghadapi tantangan signifikan dalam upaya mereka untuk merekrut pemain bintang dari Paris Saint-Germain (PSG) pada bursa transfer musim panas ini.
Stefan Schwarz, mantan pemain, memperingatkan bahwa usaha Arsenal bisa berakhir sia-sia karena PSG enggan melepas pemainnya ke klub yang dianggap sebagai pesaing di Liga Champions.
Skuad asuhan Mikel Arteta menunjukkan performa mengesankan pada musim 2025/26 dengan meraih gelar Premier League pertama mereka sejak 2004.
Selain itu, The Gunners juga tampil baik di kompetisi domestik meskipun harus terhenti di perempat final Piala FA setelah kalah 2-1 dari Southampton dan mengalami kekalahan 2-0 dari Manchester City di final EFL Cup di Wembley.
Arsenal berhasil mencapai final Liga Champions pada bulan Mei setelah perjalanan yang luar biasa di Eropa. Namun, meski tampil lebih baik dalam pertandingan melawan PSG, mereka harus pulang dengan tangan hampa setelah kalah dalam adu penalti dengan skor 4-3.
Schwarz, dalam wawancara dengan media, menilai bahwa penampilan kuat Arsenal di kompetisi elit Eropa justru dapat menyulitkan langkah mereka di bursa transfer. Dia menyebutkan bahwa pertahanan yang solid dan kiper yang handal menjadi kunci sukses Arsenal meraih gelar liga.
"Penjaga gawang yang fantastis memberikan rasa percaya diri dan kepercayaan kepada para bek," ujarnya.
Namun, pria asal Swedia berusia 57 tahun ini menekankan bahwa masih ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam aspek penyerangan. "Arsenal perlu lebih klinis dalam menyerang untuk menjadi lebih mengancam," tambahnya. Dia menekankan pentingnya mendatangkan pemain dengan kemampuan penyelesaian akhir yang tajam untuk meningkatkan level tim.
Mengenai potensi perekrutan pemain, Schwarz menyatakan bahwa beberapa pemain PSG menjadi incaran Arsenal. Namun, ia pesimistis PSG akan melepas pemainnya kepada pesaing di ajang Liga Champions.
Arsenal juga dilaporkan tertarik untuk mendatangkan Bradley Barcola, meskipun peluang untuk merekrut winger Prancis tersebut tampak sangat tipis, terutama setelah PSG menetapkan harga sebesar £116 juta (sekitar Rp2,41 triliun).





