Real Betis dilaporkan tertarik untuk merekrut striker Real Madrid, Gonzalo Garcia, di bursa transfer musim panas ini. Namun, peluang klub asal Sevilla tersebut untuk mendapatkan pemain berusia 22 tahun itu tampak tipis karena dua kendala utama.
Menurut laporan dari AS, kendala pertama adalah nilai transfer yang dipatok Real Madrid sebesar €30 juta (sekitar Rp573 miliar). Angka ini dianggap di luar kemampuan finansial Real Betis saat ini.
Kendala kedua adalah keinginan manajer baru Real Madrid, Jose Mourinho, untuk mempertahankan Garcia di Santiago Bernabeu.
Mourinho melihat Gonzalo Garcia sebagai salah satu opsi penting untuk musim depan dan enggan melepasnya. Pelatih asal Portugal itu ingin mengevaluasi kemampuan striker muda ini selama pramusim sebelum mengambil keputusan akhir mengenai perannya di tim.
Garcia dianggap memiliki kualitas yang dapat memberikan kontribusi sebagai penyerang tengah cadangan. Ia diharapkan dapat mengubah jalannya pertandingan dari bangku cadangan, terutama saat Real Madrid membutuhkan kehadiran fisik di area penalti atau gol di menit-menit akhir.
Meskipun Garcia minim kesempatan bermain di tim utama, ia berhasil menyelesaikan musim 2025/26 dengan catatan delapan gol dan tiga assist dari 39 pertandingan di semua kompetisi, dengan total waktu bermain mencapai 1471 menit.
Kemampuan penyelesaian akhir, pergerakan di dalam kotak penalti, dan kemampuannya untuk menyibukkan bek tengah menjadi kualitas kunci yang dimiliki oleh sang striker.
Keberadaan Garcia juga menciptakan ruang bagi rekan setim dalam situasi menyerang. Meskipun banyak klub di Spanyol dan Eropa yang menunjukkan minat terhadapnya, masa depan Garcia kemungkinan besar akan bergantung pada penilaian Mourinho selama pramusim.
Jika Mourinho yakin bahwa Garcia dapat berkontribusi pada tim utama, ada kemungkinan ia akan tetap bersama Real Madrid meskipun ada tawaran dari klub lain.





