Alexandra Eala, petenis berusia 21 tahun asal Filipina, mencatatkan sejarah dengan mengalahkan juara bertahan Iga Swiatek di Wimbledon 2026. Eala, yang merupakan unggulan ke-29, menang dengan skor 7-6, 6-2, dan berhasil mengamankan dua peluang set point dalam pertandingan tersebut.
Kemenangan ini membawa Eala melaju ke babak keempat Wimbledon untuk pertama kalinya dalam kariernya. Sebelumnya, ia juga menjadi petenis Filipina pertama yang mencapai babak ketiga Wimbledon. Eala mengungkapkan kegembiraannya dalam wawancara di lapangan, di mana ia terlihat emosional. "Saya sangat emosional.
Mungkin bagi seseorang seperti Iga, yang telah memenangkan banyak Grand Slam, pencapaian ini tampak kecil. Tetapi bagi saya, yang tumbuh di Filipina dan berlatih setiap hari, ini adalah segalanya," ujarnya sambil meneteskan air mata.
Meski merasa bahagia, Eala menegaskan bahwa ia tidak akan puas. "Karena saya emosional bukan berarti saya puas. Jadi, babak selanjutnya, ayo!" tambahnya. Kemenangan Eala atas Swiatek di Miami musim lalu telah mengubah profilnya di Filipina, menjadikannya sensasi olahraga nasional.
Sejak saat itu, Eala telah mencapai final di turnamen grass-court di Eastbourne dan meraih dua gelar di turnamen WTA level 125, termasuk di Birmingham empat pekan lalu.
Meskipun saat ini ia menduduki peringkat 32 dunia, Eala memiliki catatan 7-4 melawan petenis peringkat 1 besar, termasuk 3-0 di turnamen grass-court musim ini. Ia juga unggul 2-1 dalam head to head melawan Swiatek.
Kemenangan di Wimbledon ini menjadi yang pertama bagi Eala di Grand Slam, setelah sebelumnya mencatatkan 1-5 di babak utama Grand Slam. "Sudah berapa kali saya memimpikan kesempatan seperti ini? Ketika saya mendapatkan kesempatan, saya harus mengambilnya. Ini adalah berkah, dan saya akan mengambilnya," ungkapnya.
Eala juga menyampaikan dedikasinya kepada para penggemar Filipina dan keluarganya. "Ini untuk para penggemar Filipina, ini untuk keluarga saya, ini untuk semua gadis kecil dengan kaus kaki berenda dan pipi tembem," tuturnya.
Selanjutnya, Eala akan berhadapan dengan petenis unggulan ke-13, Jasmine Paolini. Paolini sebelumnya mengalahkan Maria Sakkari dari Yunani dalam waktu 66 menit dengan skor 6-1, 6-2. Eala telah memenangkan satu-satunya pertemuan sebelumnya melawan Paolini di Dubai Tennis Championships awal tahun ini.






