Satria Muda Pertamina resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Djordje Jovicic setelah tim tidak berhasil meraih gelar juara di IBL 2026. Keputusan ini diambil setelah Satria Muda terhenti di babak semifinal, kalah dari Bogor Hornbills dengan skor 1-2.
Djordje Jovicic, yang bergabung dengan Satria Muda pada awal musim 2026, diharapkan dapat membawa tim melangkah lebih jauh. Namun, meski menutup regular season dengan peringkat kedua dan catatan 17 kemenangan dari 24 pertandingan, tim tidak mampu mencapai target juara yang diinginkan.
Youbel Sondakh, perwakilan dari Satria Muda, menyampaikan apresiasi besar kepada Jovicic. "Coach Djordje telah memberikan dedikasi, profesionalisme, dan totalitas yang luar biasa selama bersama Satria Muda.
Kami mengapresiasi kontribusinya dalam membawa tim menutup regular season di peringkat kedua dan melaju hingga babak semifinal IBL GoPay 2026," ungkap Youbel.
Dia menambahkan, "Sejak awal musim, kami dan Coach Djordje memiliki kesepakatan bahwa target Satria Muda adalah menjadi juara IBL. Karena target tersebut belum berhasil kami capai, maka kami bersama-sama memutuskan untuk mengakhiri kerja sama seiring berakhirnya masa kontrak."
Saat ini, Satria Muda tengah memasuki masa jeda sebelum kembali menjalani pemusatan latihan pada akhir Juli untuk menghadapi turnamen All Indonesian. Youbel juga menyatakan bahwa tim akan mencari pelatih baru yang memiliki karakter dan visi sesuai dengan Satria Muda.







