Liverpool kini menjadikan Bradley Barcola sebagai target utama mereka setelah penampilannya yang mengesankan di Piala Dunia. Pemain sayap Paris Saint-Germain (PSG) dan tim nasional Prancis ini menjadi incaran utama Liverpool, terutama setelah Yan Diomande dianggap tidak terjangkau.
Situasi ini cukup rumit, mengingat saat ini Barcola sedang berfokus pada Piala Dunia. Namun, ia telah mengungkapkan bahwa masa depannya terbuka untuk dipertimbangkan setelah turnamen berakhir.
Sumber yang dekat dengan Liverpool menyatakan bahwa klub tersebut sangat serius untuk merekrut Barcola. "Liverpool berencana untuk mengejar Barcola secara maksimal. Ada target lain, tetapi Barcola adalah yang mereka inginkan.
Tim rekrutmen mereka telah melakukan riset mendalam mengenai dirinya, dan ini kemungkinan akan dipercepat setelah Piala Dunia," ungkap salah satu sumber.
Barcola telah menunjukkan performa yang mengesankan di Piala Dunia, mencetak dua gol dan satu assist untuk Prancis. Liverpool sangat menyukai Barcola dan siap untuk berinvestasi dalam pemain sayap berkualitas. Namun, PSG lebih memilih untuk mempertahankan pemain muda berbakat ini.
"Saya tidak bisa memastikan apakah PSG akan membiarkannya pergi dengan harga yang dianggap wajar oleh Liverpool atau klub lain," tambah sumber tersebut.
Selain Barcola, Liverpool juga mengincar Said El Mala dan Matias Fernandez-Pardo sebagai alternatif. Sementara itu, Arsenal juga menunjukkan ketertarikan terhadap Barcola, meski tidak sekuat Liverpool. Arsenal lebih memprioritaskan Morgan Rogers dari Aston Villa sebagai target utama mereka.
Rogers sendiri telah menunjukkan ketertarikan untuk bergabung dengan Arsenal dan menjadikan klub tersebut sebagai prioritasnya. Hal ini berbeda dengan Barcola, yang meskipun terbuka untuk mempertimbangkan masa depannya, belum menunjukkan komitmen yang sama.
Dengan performa Barcola yang menjanjikan, banyak klub top yang tertarik untuk merekrutnya. Namun, Liverpool tampaknya berada di posisi terdepan dalam perburuan pemain berusia 21 tahun ini, meskipun prosesnya masih panjang dan belum ada kesepakatan yang tercapai.












