Tottenham Hotspur tengah bersiap untuk melakukan langkah besar dengan membidik pemain West Ham, Jarrod Bowen, setelah berhasil merekrut Mateus Fernandes seharga £85 juta (sekitar Rp1,47 triliun). Langkah ini diperkirakan akan memberikan dampak signifikan bagi skuad asuhan Roberto Di Zerbi.
Keberhasilan Tottenham dalam mengamankan Fernandes, yang merupakan bintang Portugal, menambah kekuatan lini tengah mereka.
Namun, De Zerbi juga menyadari bahwa lini depan timnya perlu ditingkatkan, mengingat Spurs hanya mencetak delapan gol dalam tujuh pertandingan terakhir di bawah kepemimpinannya, dengan hanya tiga gol berasal dari penyerang utama.
Sejumlah nama seperti Dusan Vlahovic, Ivan Toney, dan Rafael Leao menjadi sorotan, sementara klub juga mempertimbangkan untuk mengeluarkan dana sebesar £80 juta hingga £100 juta (sekitar Rp1,38 triliun hingga Rp1,73 triliun) untuk merekrut Eli Junior Kroupi dari Bournemouth.
Namun, perhatian utama saat ini tertuju pada Bowen, yang dinilai sebagai peningkatan signifikan di posisi sayap.
Bowen, yang berusia 29 tahun dan merupakan pemain internasional Inggris, memiliki catatan 20 kontribusi gol meski bermain untuk tim yang terdegradasi. John Wenham, seorang pengamat klub, menegaskan bahwa Bowen harus meninggalkan West Ham demi kariernya dan menyatakan, "Dia terlalu baik untuk Championship."
Wenham juga menambahkan, "Saya sangat ingin dia bergabung dengan Tottenham. Dia pasti akan menjadi starter di posisi sayap kanan dan menjamin gol bagi kami. Dia akan menjadi salah satu pencetak gol utama kami."
Namun, ada beberapa kendala dalam upaya merekrut Bowen. Pertama, West Ham mungkin enggan melepas dua pemain terbaik mereka ke rival sekota dalam satu jendela transfer.
Kedua, kembalinya Mohammed Kudus dari cedera dapat memengaruhi posisi Bowen, karena Kudus sebelumnya beroperasi di sayap kanan sebelum mengalami cedera pada bulan April.
Walaupun Spurs bisa mempertimbangkan untuk menempatkan Bowen di posisi tengah, performanya yang terbaik justru saat bermain di sayap kanan. Kudus sendiri lebih memilih bermain di posisi sayap, meskipun dia juga bisa berperan sebagai gelandang serang.
Ketiga, Bowen juga menarik perhatian klub lain, termasuk Everton, di mana dia berpeluang untuk bekerja sama kembali dengan mantan pelatihnya, David Moyes. Sementara itu, Aston Villa dilaporkan menjadi klub terdepan dalam perburuan Bowen, meskipun belum ada tawaran resmi yang diajukan.
Dengan berbagai faktor yang berpengaruh, kemungkinan transfer Bowen ke Tottenham saat ini tampak tidak pasti.












