Breaking

Gelombang Panas Warnai Persaingan Piala Dunia 2026

Gelombang Panas Warnai Persaingan Piala Dunia 2026
Suhu ekstrem menyelimuti New Jersey saat Brasil berlatih menjelang Piala Dunia 2026. Cuaca panas memengaruhi aktivitas tim dan masyarakat.

Gelombang panas melanda kawasan New York dan New Jersey, bertepatan dengan meningkatnya persaingan di Piala Dunia 2026. Suhu udara mencapai 39 derajat Celsius, dengan aplikasi cuaca menunjukkan sensasi panas hingga 40 derajat Celsius.

Peringatan cuaca ekstrem muncul, termasuk di aplikasi NJ Transit yang menginformasikan potensi keterlambatan pada trayek bus akibat pengurangan kecepatan. Menurut The New York Post, suhu pada 2 Juli 2026 menyamai rekor tertinggi yang tercatat pada 1966.

Lamine Yamal Siap Tampil Maksimal di Piala Dunia 2026

Warga diimbau untuk menjaga hidrasi dan mengenakan pakaian yang nyaman saat beraktivitas di luar ruangan. Tim heibola.com yang terbiasa dengan panas Jakarta pun merasakan teriknya matahari di New Jersey.

Latihan timnas Brasil dimulai pada pukul 11.00, dan meski suhu sangat tinggi, para pemain tetap melanjutkan sesi latihan.

Cristiano Ronaldo Dedikasikan Kemenangan Portugal untuk Diogo Jota

Setelah latihan, wartawan bergegas menuju media center, di mana Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) menyediakan air minum gratis, berbeda dengan media center Stadion New York/New Jersey yang mengenakan biaya.

Ketika sore tiba, suhu masih berada di angka 36 derajat Celsius. heibola.com menuju Fan Zone New Jersey dengan membawa tiga botol air minum dari tempat latihan Brasil. Masyarakat tetap antusias meski cuaca sangat panas.

Luca, seorang warga asli New Jersey, mengungkapkan, “Hari ini panas sekali. Tetapi saya tetap ingin keluar rumah untuk merasakan atmosfer pertandingan.”

Di tengah gelombang panas, persaingan Piala Dunia 2026 semakin memanas. Portugal berhasil membalikkan keadaan setelah tertinggal dari Ivan Perisic, menang 2-1 berkat penalti Cristiano Ronaldo dan gol dari Goncalo Ramos, melaju ke 16 besar untuk menghadapi Spanyol.

Inggris juga menunjukkan semangat juang tinggi, bangkit dari ketertinggalan 0-1 untuk menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo melalui dua gol dari Harry Kane.

Sementara itu, Belgia mencetak comeback dramatis melawan Senegal, menyamakan kedudukan 2-2 dalam lima menit terakhir, dan akhirnya menang 3-2 berkat penalti Youri Tielemans di masa tambahan waktu.

Gelombang panas mempengaruhi transportasi di New Jersey, namun tim-tim peserta Piala Dunia 2026 tetap berjuang keras untuk tidak terdepak dari kompetisi, seperti yang dialami RD Kongo, Senegal, dan Kroasia.

Disclaimer
Sumber bola.kompas.com telah disesuaikan untuk kebutuhan penyajian berita di HeiBola.
Author Image

Author

Tanto Websik

Catatan pinggir lapangan. Mengubah ketegangan 90 menit jadi bahan bacaan 2 menit. Kick-off!

Tinggalkan komentar