Ousmane Dembele menjadi bintang dalam laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026, saat Timnas Perancis mengalahkan Norwegia dengan skor 4-1 pada Sabtu (27/6/2026) pagi WIB. Penyerang berusia 29 tahun itu mencetak tiga gol hanya dalam waktu 32 menit pertama pertandingan, yang menjadikannya sebagai salah satu pencetak gol tercepat dalam sejarah turnamen ini.
Hattrick yang dicetak oleh Dembele menjadi yang ke-57 dalam sejarah Piala Dunia, menambah catatan penting bagi kariernya dan Timnas Perancis. Meskipun tampil tajam di depan gawang, Dembele merasa bahwa penampilannya melawan Norwegia bukanlah yang terbaik.
"Itu adalah momen yang unik dan penting bagi saya," ungkap Dembele kepada wartawan dalam bahasa Perancis, menekankan bahwa meskipun ia berhasil mencetak gol, ada aspek lain dalam permainan yang lebih ia hargai.
Dembele lebih menyukai penampilannya saat menghadapi Senegal, di mana ia merasa lebih berpengaruh dan berkonsentrasi. "Saya pikir saya lebih berpengaruh dan berkonsentrasi, dan ada beberapa hal yang berjalan lebih baik dalam pertandingan itu," tambahnya.
Dalam pertandingan melawan Senegal, Dembele bermain selama 80 menit dan hanya melepaskan satu tembakan dengan catatan expected goals sebesar 0,03, menunjukkan bahwa meskipun tidak mencetak gol, ia merasa kontribusinya lebih besar dalam permainan tim.
Dalam pertandingan melawan Norwegia, efektivitas Dembele meningkat drastis. Ia berhasil mengonversi tiga tembakan menjadi tiga gol dalam waktu 65 menit sebelum akhirnya ditarik keluar. Tiga gol tersebut lahir hanya dalam 32 menit sejak pertandingan dimulai, menunjukkan ketajaman dan kemampuan Dembele dalam memanfaatkan peluang.
Performa gemilangnya membantu Timnas Perancis mengamankan kemenangan penting sekaligus menjaga laju positif mereka di Piala Dunia 2026. Meskipun demikian, sang penyerang tetap menilai penampilannya saat menghadapi Senegal lebih lengkap dibanding saat mencetak tiga gol ke gawang Norwegia.












