Breaking

Dimulai dari Kudus untuk Sepak Bola Putri Indonesia Tatap Pentas Dunia

Dimulai dari Kudus untuk Sepak Bola Putri Indonesia Tatap Pentas Dunia
Dimulai dari Kudus untuk Sepak Bola Putri Indonesia Tatap Pentas Dunia

Dilansir dari Kompas.com, Sepak bola putri Indonesia mengalami perkembangan signifikan berkat MilkLife Soccer Challenge (MLSC) yang digagas oleh Djarum Foundation. Kompetisi ini ditujukan untuk usia muda, dengan kategori U10 dan U12, dan telah berlangsung selama empat tahun terakhir.

Tahun ini, MLSC mencapai puncaknya di Kudus pada 23-28 Juni dengan tajuk Milklife Soccer Challenge All Stars, di mana sebanyak 12 kota berpartisipasi untuk memperebutkan gelar juara.

Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: AS Juara Meski Kalah, Australia Runner-Up

Dalam ajang ini, tim pemandu bakat yang dipimpin oleh Jacksen F. Tiago akan menyeleksi pemain-pemain terbaik dari MLSC All Stars untuk dikirim mengikuti turnamen bergengsi Singa Cup di Singapura.

MLSC juga merupakan bagian dari Trilogi Sepak Bola Putri 2026, yang dirancang secara berjenjang dan berkelanjutan dari usia dini hingga kelak memasuki level internasional.

Cristiano Ronaldo Mencetak Brace, Samai Rekor Messi di Piala Dunia 2026

Rangkaian ini dimulai dari MLSC untuk kategori U10 dan U12, kemudian dilanjutkan dengan Hydroplus Soccer League untuk U15 dan U18, hingga bermuara di Srikandi Merdeka Cup untuk U16.

Jacksen F. Tiago, selaku Head Coach MLSC, menilai bahwa inisiatif Djarum Foundation melalui agenda Trilogi Sepak Bola Putri 2026 akan membawa dampak signifikan bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia.

Ia berharap gerakan ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat dalam pengembangan sepak bola putri. "Selama ini kita selalu bilang majukan sepak bola putri. Nah, gerakan ini sekarang sudah dimulai di Kudus. Semoga kita bisa menjadi inspirasi kepada jangkauan yang lebih luas," ungkap Jacksen.

Lebih lanjut, Jacksen menekankan pentingnya konsistensi dalam menghidupkan ekosistem sepak bola putri. Ia menyatakan bahwa misi besar untuk membawa Indonesia berlaga di Piala Dunia Wanita menjadi tantangan yang menarik. "Cetak biru dari mereka sangat jelas sekali.

Figur yang terlibat dalam proyek ini juga sangat kompeten dan profesional. Kita semua tahu suksesnya Djarum di bulu tangkis seperti apa. Seharusnya sepak bola tidak jauh dari itu, hanya lingkungan yang berbeda saja," tambahnya.

Trilogi Sepak Bola Putri 2026 sendiri merupakan bagian penting dalam upaya meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia suatu saat nanti. Jacksen menegaskan bahwa visi yang dimiliki sangat luar biasa dan bahwa sepak bola putri selama ini belum tersentuh secara maksimal.

"Melalui tiga agenda bersambung Trilogi Sepak Bola Putri, semuanya akan bermuara ke Timnas Indonesia dan pentas dunia," tandasnya.

Anggap aja akun ini grup chat circle bola kamu. Tempat sambat kalau tim jagoan kalah, tempat full senyum kalau menang.

Tinggalkan komentar