Pemain pengganti Richard Morales mencatatkan sejarah sebagai pencetak gol tercepat di Piala Dunia pada 11 Juni 2002. Gol tersebut terjadi saat Uruguay melawan Senegal di Suwon World Cup Stadium, Korea Selatan.
Morales, yang masuk menggantikan Marcelo Romero di awal babak kedua, mencetak gol hanya 16 detik setelah kick-off. Saat itu, Uruguay tertinggal 0-3 dari Senegal, dan pelatih Víctor Pua melakukan pergantian untuk memperbaiki keadaan.
Gol Morales berawal dari umpan panjang setelah kick-off. Meskipun gagal mengontrol bola dengan sempurna, ia berhasil menciptakan peluang bagi Diego Forlan, yang kemudian menembak bola ke arah Dario Silva.
Morales berada di posisi yang tepat untuk menyelesaikan rebound setelah Silva menembak bola yang ditepis oleh kiper Senegal, Tony Sylva. Gol ini tidak hanya menjadi catatan pribadi bagi Morales, tetapi juga membangkitkan semangat tim Uruguay yang sebelumnya terpuruk.
Setelah gol tersebut, semangat tim Uruguay meningkat. Diego Forlan menyusul dengan golnya pada menit 69, yang membuat skor menjadi 2-3. Gol Forlan tercipta melalui sebuah voli dari luar kotak penalti, dan menariknya, ia kembali mendapat second ball berkat kontribusi Morales.
Morales juga berperan penting dalam terciptanya gol ketiga Uruguay, ketika ia dilanggar oleh Habib Beye dan mendapatkan penalti yang dieksekusi oleh Alvaro Recoba. Laga berakhir dengan skor 3-3, meskipun hasil imbang tersebut tidak mengubah nasib Uruguay di Piala Dunia 2002.
Meskipun Uruguay tersingkir dari turnamen setelah hanya meraih satu poin dari tiga pertandingan, gol Morales menjadi momen bersejarah dalam kariernya. Ia total mencatatkan 27 caps dan 6 gol untuk Uruguay, dengan gol pertamanya terjadi pada semifinal Copa America 2001.
Gol tersebut menjadi satu-satunya golnya di Piala Dunia, dan meskipun ia mendapatkan 13 kesempatan tambahan untuk membela negaranya, ia tidak pernah lagi mencetak gol setelah itu.
Rekor gol tercepat Morales hampir saja terpecahkan oleh Mattias Svenberg dari Swedia pada 14 Juni 2026, yang mencetak gol 18 detik setelah masuk sebagai pengganti dalam kemenangan 5-1 atas Tunisia.
Pertanyaan kini adalah apakah ada yang dapat melewati catatan waktu Morales di Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung, dan apakah momen bersejarah ini akan terus dikenang dalam sejarah sepak bola dunia.














