Dilansir dari Kompas.com, Pelatih Qatar, Julen Lopetegui, tetap melihat sisi positif dari perjalanan timnya di Piala Dunia 2026 meskipun harus tersingkir pada fase grup. Qatar memastikan langkahnya terhenti setelah kalah 1-3 dari Bosnia dan Herzegovina pada laga terakhir Grup B yang berlangsung pada 25 Juni 2026.
Hasil tersebut membuat Qatar menutup fase grup di posisi juru kunci dengan koleksi satu poin, menjadikannya sebagai tim Asia pertama yang dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Meski demikian, Lopetegui menilai keikutsertaan Qatar dalam turnamen edisi kali ini tetap menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola negaranya.
"Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah kami lolos ke Piala Dunia, pertama kalinya kami meraih poin di turnamen ini, dan pertama kalinya kami menunjukkan bahwa kami mampu bersaing dengan tim-tim pada level seperti ini," ujar Lopetegui, dikutip dari Xinhua.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga menyoroti hasil imbang melawan Swiss, yang kemudian keluar sebagai juara grup, sebagai bukti perkembangan yang ditunjukkan Qatar selama turnamen.
Menurutnya, performa timnya saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina juga memperlihatkan kemampuan untuk bersaing, meskipun mereka gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas yang tercipta. "Kami memiliki beberapa kesempatan bagus, tetapi tidak mampu mengubahnya menjadi gol.
Meski begitu, saya melihat perkembangan yang positif dari tim ini," kata Lopetegui.
Lopetegui juga menekankan pentingnya regenerasi dalam skuad Qatar, mengingat sejumlah pemain senior kini mulai memasuki fase akhir karier internasional mereka. "Banyak pemain senior kami yang semakin bertambah usia.
Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi Piala Dunia terakhir bagi sebagian dari mereka, tetapi para pemain muda harus belajar dari teladan yang mereka berikan dan bersiap menghadapi masa depan," tutur Lopetegui.
Walaupun gagal melaju ke fase gugur dan menjadi wakil Asia pertama yang tersingkir, Lopetegui meyakini pengalaman di Piala Dunia 2026 akan menjadi fondasi penting bagi perkembangan generasi berikutnya dalam sepak bola Qatar.
Ia percaya bahwa pengalaman menghadapi lawan-lawan berkualitas dunia akan membantu para pemain muda Qatar berkembang dan meningkatkan daya saing tim nasional pada turnamen-turnamen mendatang.












