Garudayaksa FC, juara Championship Liga 2, bersama Bintang Timur Atambua Academy sedang melakukan seleksi talenta muda di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kolaborasi ini bertujuan untuk menemukan bibit unggul yang dapat menjadi penerus Marselino Ferdinan dalam skuad timnas Indonesia.
Program pembinaan usia muda ini menjadi fokus kedua klub dalam mengembangkan sepak bola di daerah tersebut. Seleksi pemain menyasar kelompok umur U16, U18, dan U20 untuk tim Elite Pro Academy (EPA).
Seiring dengan pencarian bakat, tahapan penjaringan dilakukan di tiga wilayah utama, yaitu Flores, Atambua, dan Kupang.
Seleksi di Flores dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026, sedangkan di Atambua dan Kupang akan dilaksanakan pada 24 hingga 25 Juni 2026.
Melalui Program Pembinaan, Garudayaksa FC berharap dapat menjaring pemain-pemain muda potensial yang berkemampuan tinggi. Hal ini sejalan dengan kebutuhan tim nasional Indonesia dalam mencapai prestasi lebih baik di masa depan.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun fondasi yang kokoh bagi sepak bola Indonesia. Para pelatih dan pengamat sepak bola akan terlibat dalam proses penilaian untuk memastikan bahwa talenta terpilih memiliki kualitas yang dibutuhkan.
Pendidikan dan pengembangan pemain akan menjadi prioritas utama, dan dengan adanya sinergi antara Garudayaksa FC dan BTA Academy, diharapkan dapat mempercepat proses peningkatan kualitas pemain di NTT.
Melalui kerjasama ini, kedua klub berharap dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing daerah. Sehingga, kedepannya dapat melahirkan pemain-pemain yang berkontribusi untuk bangsa.














