Legenda tinju Panama, Roberto Duran, mengungkapkan bahwa Sugar Ray Leonard adalah lawan terbaik yang pernah ia hadapi. Duran, yang dikenal dengan julukan ‘Hands of Stone’, memulai karier profesionalnya pada tahun 1968 dan berhasil meraih gelar juara dunia di empat divisi berbeda.
Puncak kejayaan Duran terjadi pada era 1980-an, di mana ia menjadi bagian dari kelompok legendaris yang dikenal sebagai “Four Kings”, bersama Marvelous Marvin Hagler, Thomas Hearns, dan Leonard. Ketika ditanya oleh The Ring Magazine mengenai lawan terbaiknya, Duran tidak ragu untuk memilih Leonard.
“Saya harus mengatakan Sugar Ray Leonard karena lihat apa yang dia lakukan dalam kariernya setelah kalah dari saya. Butuh banyak hal untuk bangkit dari kekalahan dan Leonard melakukannya,” ungkap Duran.
Rivalitas antara Duran dan Leonard tercatat sebagai salah satu yang paling ikonik dalam sejarah tinju. Pertemuan pertama mereka berlangsung pada Juni 1980, di mana Duran meraih kemenangan mutlak atas Leonard dan berhasil mempertahankan gelar dunia kelas welter WBC.
Lima bulan kemudian, keduanya bertemu lagi, dan kali ini Leonard membalas kekalahan dengan cara yang mengesankan. Ia memaksa Duran menyerah pada ronde kedelapan di New Orleans, sekaligus merebut sabuk WBC kelas welter.
Pertarungan ketiga dan terakhir antara mereka terjadi pada akhir tahun 1989, hampir satu dekade setelah duel kedua. Leonard kembali keluar sebagai pemenang, meraih kemenangan angka atas Duran dalam laga yang menjadi pertahanan kedua gelar WBC kelas menengah super miliknya.





