Breaking

Inggris Siap Hadapi Meksiko di Piala Dunia 2026

Inggris Siap Hadapi Meksiko di Piala Dunia 2026
Jordan Henderson menegaskan Inggris fokus pada pertandingan melawan Meksiko tanpa terpengaruh ketinggian dan jadwal.

Tim nasional Inggris bersiap menghadapi Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kapten tim, Jordan Henderson, menegaskan bahwa mereka tidak akan menjadikan ketinggian maupun jadwal pertandingan sebagai alasan untuk tidak tampil maksimal.

Pelatih Thomas Tuchel sebelumnya juga menyatakan bahwa Inggris telah beradaptasi dengan kondisi di Mexico City setelah menjalani latihan pertama mereka pada Jumat.

Andrey Santos Jadi Target Utama Manchester United dan Newcastle

Meskipun para pemain merasakan dampak ketinggian saat sesi latihan awal, mereka berhasil menyesuaikan diri dan siap menghadapi atmosfer di stadion yang dipenuhi pendukung Meksiko.

Henderson mengungkapkan bahwa bermain melawan Meksiko di kandang mereka adalah salah satu pengalaman terbesar yang bisa dirasakan oleh seorang pesepak bola. Ia menekankan bahwa seluruh tim menikmati tantangan besar ini. "Tidak ada yang lebih besar daripada bermain melawan Meksiko di Mexico City, di stadion ini.

Kabar Terbaru: Lee Zii Jia Kalah di Semifinal Canada Open 2026

Ini adalah momen yang luar biasa bagi semua orang. Meksiko adalah tim yang sangat bagus. Pertandingan ini akan menjadi ujian yang berat, tetapi semua orang sangat menantikannya," ujarnya.

Pemain berusia 36 tahun itu sejalan dengan Tuchel, menegaskan pentingnya fokus pada hal-hal yang dapat mereka kendalikan. Ia menyatakan, "Semua hal yang tidak bisa kami kendalikan, seperti ketinggian atau waktu kick-off, memang berada di luar kendali kami.

Granit Xhaka Kenang Masa Kecil Sebelum Laga Penting Swiss vs Kolombia

Bagi kami, yang terpenting adalah fokus penuh pada tugas di depan. Tidak ada alasan. Kami siap bertanding."

Laga melawan Meksiko akan menjadi pertandingan kompetitif pertama Inggris di Mexico City Stadium sejak perempat final Piala Dunia 1986.

Pada saat itu, Inggris kalah dari Argentina dalam pertandingan yang terkenal dengan gol kontroversial "Hand of God" dan aksi Diego Maradona yang dikenal sebagai "Goal of the Century".

Meski memiliki sejarah panjang di stadion tersebut, Tuchel menegaskan bahwa skuadnya tidak datang dengan misi untuk membalas kekalahan masa lalu. Pelatih asal Jerman itu ingin Inggris menciptakan sejarah baru di Piala Dunia 2026. "Kami tidak datang ke sini untuk membalas dendam.

Kami datang untuk menulis kisah kami sendiri. Suasana hati kami sangat baik dan kami siap menghadapi pertandingan besok," tutup Tuchel.

Disclaimer
Sumber www.ligaolahraga.com telah disesuaikan untuk kebutuhan penyajian berita di HeiBola.
Anggap aja akun ini grup chat circle bola kamu. Tempat sambat kalau tim jagoan kalah, tempat full senyum kalau menang.

Tinggalkan komentar