Anthony Joshua mengungkapkan bahwa dua kemenangan yang paling berarti dalam kariernya adalah saat menghadapi Dillian Whyte dan Andy Ruiz Jr. Meskipun banyak penggemar menganggap kemenangan atas Wladimir Klitschko pada April 2017 sebagai momen terbaik, Joshua memiliki pandangan berbeda.
Dalam pertarungan melawan Klitschko di Stadion Wembley, London, Joshua yang saat itu belum terkalahkan berhasil mempertahankan sabuk IBF dan merebut gelar WBA setelah menghentikan Klitschko pada ronde ke-11.
Pertarungan tersebut berlangsung dramatis, di mana Joshua sempat menjatuhkan Klitschko pada ronde kelima, namun kemudian terjatuh pada ronde berikutnya sebelum bangkit untuk meraih kemenangan.
Namun, dalam percakapan bersama Eddie Hearn dan Frank Smith di DAZN, Joshua mengakui bahwa meskipun pertarungan melawan Klitschko dan laga ulang melawan Ruiz memberikan tekanan besar, ia lebih memilih kemenangan atas Whyte dan Ruiz sebagai yang paling spesial. "Melawan Klitschko tekanannya sangat besar.
Saat menghadapi Ruiz di pertandingan kedua juga tekanannya luar biasa. Tetapi kalau ditanya kemenangan terbaik, boleh saya pilih dua? Saya akan memilih Dillian Whyte, karena pertarungan itu benar-benar sengit. Lalu Ruiz kedua, karena saat itu banyak yang mengatakan saya sebaiknya pensiun," ungkap Joshua.
Joshua mengalahkan Dillian Whyte melalui knockout pada ronde ketujuh dalam duel panas antara sesama petinju Inggris pada 2015. Rivalitas mereka sudah terbangun sejak di level amatir, sehingga kemenangan tersebut memiliki nilai emosional tersendiri bagi Joshua.
Sementara itu, kemenangan atas Andy Ruiz pada Desember 2019 menjadi titik balik penting dalam kariernya. Enam bulan sebelumnya, Joshua secara mengejutkan kehilangan seluruh gelar juara dunia setelah dihentikan Ruiz pada ronde keenam di New York.
Dalam laga ulang di Arab Saudi, Joshua tampil lebih disiplin dan mengandalkan kecepatan kaki serta strategi bertarung dari jarak jauh untuk meraih kemenangan mutlak lewat keputusan juri, sekaligus merebut kembali sabuk juara dunia WBA, IBF, WBO, dan IBO.
Saat ini, Joshua bersiap menghadapi Tyson Fury dalam duel yang direncanakan berlangsung akhir tahun ini. Jika pertarungan tersebut terwujud, kemenangan atas Fury berpotensi menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan kariernya.







