Mantan pemain bulu tangkis nasional Malaysia, Soniia Cheah, merayakan Hari Bulu Tangkis Sedunia dengan menggelar acara yang melibatkan anak-anak dari akademi bulu tangkis. Acara ini menyatukan penggemar bulu tangkis dari berbagai usia untuk mengikuti klinik pelatihan, pertandingan persahabatan, dan permainan interaktif.
Soniia, yang merupakan atlet Olimpiade yang mewakili Malaysia di Tokyo 2020, bersama Daphne Ng, yang kini berprofesi sebagai psikolog olahraga dan pelatih, berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dengan para peserta. Mereka memberikan wawasan tentang kompetisi elit, pelatihan, dan pengembangan atlet kepada anak-anak yang hadir.
Selain itu, para peserta juga mengikuti kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan gerakan, keseimbangan, kelincahan, dan kesadaran lapangan. Kegiatan ini tidak hanya merayakan olahraga, tetapi juga menunjukkan peran bulu tangkis dalam menyatukan komunitas.
Manajer Asics Malaysia, Boon Tib, mengungkapkan bahwa perayaan ini mencerminkan kemampuan unik bulu tangkis dalam menyatukan masyarakat Malaysia. "Bulu tangkis telah lama menjadi olahraga yang menyatukan masyarakat Malaysia, tanpa memandang usia, tingkat keahlian, atau latar belakang," ujarnya.
"Melalui perayaan Hari Bulu Tangkis Sedunia, kami ingin menciptakan pengalaman yang tidak hanya menampilkan inovasi terbaru kami, tetapi juga merayakan persahabatan, energi, dan dampak positif yang dapat diberikan olahraga bagi kehidupan kita."
Soniia Cheah sebelumnya menjabat sebagai direktur olahraga di Asosiasi Bulu Tangkis Kuala Lumpur (KLBA), namun mengundurkan diri dari posisinya pada hari Rabu. Meskipun tidak merinci alasan pengunduran dirinya, Soniia mengakui bahwa keputusan tersebut tidaklah mudah.
Ia menegaskan bahwa ada hal-hal tertentu dalam asosiasi yang tidak lagi sejalan dengan prinsip-prinsipnya sebagai mantan pemain nasional.
"Keputusan saya untuk mundur sebagai direktur olahraga KLBA diambil setelah melalui pertimbangan matang. Ada hal-hal tertentu di dalam asosiasi yang, menurut pandangan saya, tidak sejalan dengan prinsip-prinsip saya," ungkap Soniia.







