Everton kini bersaing ketat dengan Barcelona, Chelsea, dan Fulham untuk merekrut gelandang muda Pantai Gading, Christ Inao Oulai. Trabzonspor, klub yang saat ini menaungi Oulai, mematok harga sekitar 23 juta euro (sekitar Rp439,3 miliar) untuk pemain berusia 20 tahun tersebut.
Oulai merupakan salah satu talenta terbaik dari Pantai Gading. Ia memulai kariernya di akademi JMG Academy Abidjan sebelum bergabung dengan SC Bastia pada Juli 2024. Setahun kemudian, ia melanjutkan kariernya di Turkiye bersama Trabzonspor, di mana ia terus menunjukkan perkembangan yang pesat.
Sepanjang musim lalu, Oulai tampil dalam 31 laga dengan total hampir 2.500 menit bermain, mencetak dua gol dan memberikan empat assist. Penampilan impresifnya membuat sejumlah klub besar Eropa semakin serius memantau kemampuannya.
Setiap klub memiliki alasan tersendiri dalam mengejar Oulai. Barcelona mencari gelandang serbabisa di tengah ketidakpastian masa depan Marc Casado. Chelsea juga membutuhkan tambahan di lini tengah setelah Dario Essugo dan Romeo Lavia mengalami cedera, sementara masa depan Enzo Fernandez masih belum jelas.
Fulham, di sisi lain, ingin menambah energi di lini tengah karena Tom Cairney mendekati akhir kariernya dan performa Sasa Lukic terus menjadi sorotan.
Everton pun memiliki kebutuhan mendesak untuk memperkuat sektor tengah. Idrissa Gueye memasuki fase akhir kariernya, dan Merlin Rohl sering mengalami cedera, menjadikan James Garner sebagai andalan utama.
Dengan stamina tinggi, kecepatan, dan pemahaman taktik yang baik, Oulai dinilai dapat memberikan keseimbangan yang dibutuhkan di lini tengah The Toffees.
Namun, dengan banyaknya peminat, Trabzonspor berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan nilai transfer yang mereka inginkan hingga bursa transfer ditutup.








