Andrey Santos, gelandang berusia 22 tahun, kini menjadi incaran Manchester United dan Newcastle United setelah Chelsea bersedia melepasnya.
Klub asal London tersebut mematok harga sekitar 50 juta poundsterling (sekitar Rp1,04 triliun) untuk pemain yang telah mencatatkan 47 penampilan sejak debutnya di Piala Dunia Antarklub musim panas lalu.
Meski Santos mendapat kepercayaan dari manajemen Chelsea, posisinya di tim tidak sepenuhnya aman. The Blues perlu menyeimbangkan kondisi finansial dan membuka ruang untuk aktivitas transfer lainnya.
Menurut laporan dari The Guardian, baik Manchester United maupun Newcastle telah mengidentifikasi Santos sebagai target potensial di jendela transfer musim panas ini.
Manchester United saat ini membutuhkan tambahan gelandang setelah kepergian Casemiro dan cedera serius yang dialami Manuel Ugarte. Di sisi lain, Newcastle diperkirakan memiliki dana belanja yang besar setelah menyelesaikan transfer Sandro Tonali ke Tottenham Hotspur dengan nilai mencapai 100 juta poundsterling (sekitar Rp2,07 triliun).
Hal ini membuat kedua klub memiliki alasan kuat untuk bersaing mendapatkan tanda tangan Santos.
Laporan yang sama menyebutkan bahwa Santos terbuka untuk mempertimbangkan kepindahan jika ia merasa tidak akan menjadi pilihan utama di bawah asuhan Xabi Alonso.
Chelsea juga harus menentukan langkah terbaik terkait masa depan Santos, terutama setelah belum ada klub yang bersedia memenuhi valuasi tinggi untuk Enzo Fernandez.
Penjualan Santos menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan, meski klub menyadari potensi besar yang dimiliki gelandang muda Brasil ini dalam proyek jangka panjang mereka.






