Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, menyatakan kesiapan timnya menghadapi Meksiko di Estadio Azteca pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tim tiba di Mexico City pada Jumat lalu dan langsung menjalani latihan di kompleks Cantera milik Pumas UNAM.
Latihan tersebut menjadi kesempatan pertama bagi para pemain untuk beradaptasi dengan ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut. Dalam konferensi pers pada Sabtu, Tuchel mengungkapkan antusiasmenya untuk bermain di salah satu stadion paling bersejarah dalam dunia sepak bola.
“Kami berada di tempat yang ikonik, stadion yang ikonik, pertandingan yang sangat besar, laga fase gugur melawan Meksiko di Azteca. Ini pertandingan yang ikonik dengan panggung yang luar biasa dan kami benar-benar merasakannya,” ujar Tuchel.
Meski para pemain sempat merasakan dampak ketinggian saat latihan, Tuchel menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan jika timnya tidak tampil maksimal. “Para pemain merasakannya pada menit-menit awal latihan dan semakin lama mereka mampu menyesuaikan diri. Kondisinya memang seperti itu,” tambahnya.
Tuchel juga menanggapi kekhawatiran mengenai atmosfer dukungan suporter Meksiko. Ia menilai, bermain di hadapan puluhan ribu pendukung tuan rumah adalah tantangan yang harus dihadapi dengan mental yang kuat. “Saya tidak mengharapkan suasana yang bermusuhan.
Saya rasa atmosfernya akan penuh emosi dan dukungan untuk tim tuan rumah,” jelasnya.







