Pemain internasional Inggris, Alex Oxlade-Chamberlain, telah sepakat untuk melanjutkan kariernya di Celtic hingga musim depan. Meskipun menarik minat dari berbagai klub, termasuk di Premier League, Oxlade-Chamberlain memilih untuk tetap bersama juara Skotlandia tersebut.
Pemain berusia 32 tahun ini bergabung dengan Celtic setelah menuntaskan kontraknya dengan klub Turki, Besiktas, dan menandatangani kontrak hingga akhir musim 2025/26. Awalnya, ia didatangkan untuk memperkuat lini tengah yang dikelola oleh manajer Martin O'Neill.
Oxlade-Chamberlain dengan cepat beradaptasi dengan peran sebagai gelandang bertahan dan berhasil tampil dalam delapan pertandingan, sembari berusaha kembali ke kondisi fisik terbaiknya. Penampilannya yang impresif menarik perhatian staf pelatih Celtic, dan ia turut berkontribusi dalam kampanye juara klub tersebut, meraih medali juara liga.
Meski performanya membaik, Oxlade-Chamberlain juga mendapat tawaran untuk kembali ke Premier League, serta ketertarikan dari klub-klub di Italia dan Spanyol. Selain itu, ada minat signifikan dari Major League Soccer, dengan beberapa klub yang ingin membawanya ke Amerika Serikat.
Namun, Oxlade-Chamberlain memutuskan untuk tetap di Celtic Park, keputusan yang dipengaruhi oleh O'Neill, yang baru saja menandatangani kontrak baru untuk melanjutkan kepemimpinannya di klub. Salah satu prioritas O'Neill setelah memperpanjang kontraknya adalah meyakinkan Oxlade-Chamberlain untuk bertahan setidaknya satu musim lagi.
O'Neill menganggap mantan pemain Liverpool dan Arsenal itu sebagai bagian penting dari skuadnya ke depan, menghargai fleksibilitas dan pengalaman yang dibawanya ke ruang ganti yang dipenuhi talenta muda.
Setelah diskusi antara klub dan perwakilan pemain, Oxlade-Chamberlain kini telah sepakat untuk tetap di Glasgow hingga musim 2026/27.
Keputusan ini mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan kepindahan dan menjadi langkah penting bagi Celtic dalam membentuk skuad untuk tantangan gelar berikutnya serta kembalinya mereka ke kompetisi Liga Champions.
Setelah menemukan kembali kebugaran dan kesenangan bermainnya di Skotlandia, Oxlade-Chamberlain diperkirakan akan memainkan peran yang lebih besar di musim depan saat O'Neill terus membangun tim dengan kombinasi pemimpin berpengalaman dan talenta muda yang menjanjikan.













