Breaking

Divaldo Alves Resmi Latih GD Interclube di Angola

Divaldo Alves Resmi Latih GD Interclube di Angola
Divaldo Alves ditunjuk sebagai pelatih GD Interclube, membawa analis asal Indonesia, Zulfikar Firmansyah, ke Liga Angola.

Divaldo Alves resmi menjabat sebagai pelatih GD Interclube, klub yang berkompetisi di Girabola, kasta tertinggi Liga Angola, pada Kamis (25/6/2026). Pelatih asal Portugal ini sebelumnya melatih dua klub Indonesia, PSBS Biak dan Persijap Jepara, pada musim 2025/2026.

Divaldo menyatakan bahwa Interclube merupakan salah satu klub besar di Angola dengan sejarah panjang dan prestasi di kompetisi domestik. Ia menilai klub ini memiliki fasilitas dan struktur tim yang sangat baik, serta mengelola beberapa cabang olahraga lainnya seperti basket dan bola voli. “Di sini so far so good. Interclube adalah klub besar di sini, klub yang sudah pernah juara. Mereka punya struktur bagus. Klub ini milik polisi Angola, mereka yang punya,” ungkap Divaldo.

Manchester United Targetkan Carlos Baleba di Musim Panas

Manajemen Interclube menargetkan tim untuk kembali menjadi penantang serius gelar juara Liga Angola. Divaldo mengatakan, target realistis untuk musim pertamanya adalah finis di posisi tiga besar. “Mereka sudah beberapa lama tidak juara, mereka mau juara lagi. Jadi manajemen kasih challenge itu ke saya supaya tim bisa kembali lagi,” jelasnya.

Kontrak Divaldo berdurasi satu tahun dengan opsi perpanjangan otomatis jika mampu memenuhi target pada musim pertama. Ia menekankan pentingnya proses dan waktu dalam mencapai tujuan tersebut. “Berarti itu butuh proses, perlu waktu dan objektif pertama, mungkin persiapan dan kekuatan tim untuk tahun pertama. Terus nanti tahun kedua, juara seperti yang saya bilang. Tapi kalau bisa ya,” tambahnya.

Bournemouth Tegaskan Tak Akan Jual Eli Junior Kroupi

Salah satu anggota tim yang dibawa Divaldo ke Angola adalah Zulfikar Firmansyah, seorang video analis yang sebelumnya bekerja di Persik Kediri. “Saya bawa satu orang Indonesia, analis, Zulfikar. Saya sudah kerja sama dia di Persik. Dia punya potensi besar untuk kerja di sepak bola Eropa. Dia pintar, orang yang paham semua yang saya minta,” puji Divaldo. Zulfikar juga memiliki pengalaman yang cukup mentereng, termasuk bekerja dengan Timnas Indonesia U-16 dan U-22, serta klub-klub lainnya.

Disclaimer
Dilansir dari www.bola.com telah disesuaikan untuk kebutuhan penyajian berita di HeiBola.
Akun bola buat kamu yang cuma nonton pas Piala Dunia atau pas diajakin nobar doang. Aman, bahasanya gampang dicerna!

Tinggalkan komentar